Tembus Top 5 Besar Nasional, Riset Kalla Institute Tampil di Konferensi Internasional IRSA ke-20

- Penulis

Minggu, 20 Juli 2025 - 17:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG,FILALIN.COM,  Tim peneliti Kalla Institute mempresentasikan hasil riset mereka dalam The 20th IRSA International Conference yang berlangsung di Universitas Diponegoro, Semarang, pada 14-15 Juli 2025. Konferensi bergengsi berkala yang diselenggarakan oleh IRSA (Indonesian Regional Science Association) mengangkat tema “Localizing Smart Economy and Infrastructure for Inclusive Growth and Sustainability” dan diikuti oleh ratusan akademik dari seluruh Indonesia.

Riset tim Kalla Institute berhasil masuk 5 besar nasional dari 300 judul penelitian berbagai kampus lainnya dalam ajang kompetitif “Decarbonization for Development (DfD) Lab 2024” dari CSIS (Centre for Strategic and International Studies). Konferensi IRSA sendiri didukung oleh The Asia Foundation, Australian National University – Indonesia Project, KONEKSI (Knowledge Partnership Platform Australia–Indonesia), dan CSIS Indonesia.

Tim peneliti yang terdiri dari Habib Muhammad Shahib, Rahmat Syarif, Muhammad Chaerul dari Universitas Fajar, dan Nadya Daulay dari CSIS memaparkan temuan tentang tren pelaporan kebijakan dekarbonisasi oleh pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Temuan kami menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan rencana dekarbonisasi secara signifikan lebih tinggi di daerah yang menghadapi konflik sosio-lingkungan yang menjadi konsen publik luas,” jelas Habib selaku ketua tim peneliti.

“Ini menandakan bahwa pelaporan sering kali didorong oleh kebutuhan untuk menjaga legitimasi pemerintah di tengah sorotan publik, bukan karena inisiatif internal yang murni,” lanjut Rahmat syarif.

Riset ini menjadi bukti nyata komitmen Kalla Institute dalam mengembangkan penelitian yang tidak hanya relevan secara akademis, tetapi juga relevan terhadap isu kebijakan public dan pembangunan berkelanjutan hingga mampu bersaing dan mendapatkan pengakuan dari lembaga kajian publik terkemuka.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen mencetak sumber daya unggul dan inovatif, Kalla Institute terus mendorong dosen dan mahasiswanya untuk menghasilkan riset yang berdampak. Dengan pendekatan kolaboratif, relevan, dan solutif, Kalla Institute berupaya menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau di Indonesia. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Isi LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran di Luwu Utara Viral, Warga Minta Pemeriksaan Agen
OJK SULSEL SULBAR DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR
Pelaku Pengancaman Istri yang Viral di Media Sosial Ditangkap Resmob Polsek Rappocini
OJK SULEL SULBAR PERKUAT INKLUSI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DI DESA SUMARE
SAPA Kampus Berdampak: Kolaborasi BBPOM di Makassar dan Universitas Hasanudin Berikan Manfaat Nyata Bagi UMK
Pria Lompat dari Jembatan Kembar Gowa, Tim SAR Lakukan Pencarian di Sungai Jeneberang
MaRI Piknik 2026 Hadirkan Kolaborasi Olahraga, Kreativitas, dan Edukasi di Tengah Kota Makassar
OJK DAN ILO LUNCURKAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING, TINGKATKAN AKSES PEMBIAYAAN PETERNAK SAPI PERAH
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:27 WITA

Dugaan Isi LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran di Luwu Utara Viral, Warga Minta Pemeriksaan Agen

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:22 WITA

OJK SULSEL SULBAR DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:33 WITA

Pelaku Pengancaman Istri yang Viral di Media Sosial Ditangkap Resmob Polsek Rappocini

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:32 WITA

OJK SULEL SULBAR PERKUAT INKLUSI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DI DESA SUMARE

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:21 WITA

SAPA Kampus Berdampak: Kolaborasi BBPOM di Makassar dan Universitas Hasanudin Berikan Manfaat Nyata Bagi UMK

Berita Terbaru