Program Kemanusiaan Terbaru Yayasan Hadji Kalla; Cash Voucher Tingkatkan Daya Pulih Penyintas Bencana Kebakaran

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 22:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,. – Dalam semangat kemanusiaan yang berkelanjutan, Yayasan Hadji Kalla melalui Lembaga Amil Zakatnya melanjutkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana, khususnya kebakaran pemukiman, melalui Program Bantuan Penanggulangan Dampak Bencana Kebakaran Tahun 2025. Sepanjang April hingga Juli 2025, sebanyak 130 Kepala Keluarga (KK) terdampak dari 19 titik kebakaran di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa telah terdata dan menjadi penerima manfaat dalam program ini.

 

Dalam pelaksanaannya, program ini menekankan pada efektivitas dan keberpihakan dengan menerapkan pendekatan bantuan berbasis cash voucher – sebuah metode yang memungkinkan para penyintas untuk menentukan sendiri kebutuhan prioritas mereka pasca peristiwa kebakaran yang menghancurkan tempat tinggal dan harta benda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Humanity & Environment Care Program Manager Yayasan Hadji Kalla, Sapril Akhmady, mengungkapkan, distribusi bantuan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Hingga akhir Juli, sebanyak 93 dari 130 paket bantuan telah didistribusikan secara langsung ke para penerima, sementara 107 paket dalam proses penyaluran.

 

“Skema bantuan cash voucher terbukti memberikan fleksibilitas yang lebih besar dibanding bantuan barang, dengan mengurangi risiko ketidaksesuaian kebutuhan, duplikasi bantuan, serta mempercepat proses pemulihan.Para penyintas dapat menggunakan voucher ini untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak, seperti pakaian, alat memasak, perlengkapan anak, hingga peralatan kerja sederhana yang mendukung keberlangsungan hidup sehari-hari mereka,” ungkapnya.

 

Model distribusi ini dinilai mampu menjangkau penyintas dengan lebih cepat dan lebih bermartabat, serta mendorong pemulihan ekonomi keluarga secara langsung tanpa ketergantungan pada pihak penyalur.

 

Selain aspek teknis, pendekatan ini juga memulihkan sisi psikososial masyarakat yang terdampak. Memberikan kebebasan bagi para korban untuk memilih kebutuhan mereka bukan hanya soal pemberian bantuan, tetapi juga upaya mengembalikan kendali dan rasa percaya diri mereka dalam situasi krisis.

 

Penerapan metode ini didukung dengan proses pendataan berbasis verifikasi lapangan, kolaborasi dengan aparat kelurahan dan tokoh masyarakat, serta pengawasan akuntabel dari tim keuangan dan relawan. Distribusi dilakukan dengan memperhatikan kecepatan dan integritas. Menjadikan program ini tidak hanya responsif, tetapi juga adaptif terhadap konteks lokal dan ragam kebutuhan warga.

 

“Yayasan Hadji Kalla menyadari bahwa kebakaran pemukiman merupakan salah satu bentuk bencana sosial yang memiliki dampak luas terhadap kehidupan keluarga berpenghasilan rendah di kawasan padat penduduk. Oleh karena itu, model intervensi yang digunakan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga strategis sebagai jaring pengaman sosial yang mendukung daya tahan masyarakat miskin kota dalam menghadapi risiko serupa di masa depan,” ujar Sapril.

 

Program ini merupakan bagian dari pilar Kemanusiaan dan Lingkungan Yayasan Hadji Kalla yang menempatkan nilai keadilan sosial dan keberlanjutan sebagai prinsip utama. Ke depan, Yayasan Hadji Kalla akan terus memperkuat kapasitas respon bencana non-alam, memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat sipil, serta memastikan bahwa setiap bantuan menjangkau yang membutuhkan pada waktu yang tepat dan cara yang paling bermakna. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Itwasum Polri Apresiasi Nuansa Adat di Pos Minasamaupa Saat Peninjauan di Gowa
BYD Haka Karebosi Raih Penghargaan Asia Pasifik, Harumkan Nama Makassar Tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Gema Takbir di Jantung Kota: Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar
Gema Takbir di Taman Dataran Indah: Hakikat penciptaan manusia dan Bakti pada Orangtua
Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG
Kejari Makassar Bidik Aktor di Balik Dugaan Korupsi Dana Hibah BAZNAS 2023–2024
Tak Mudik Demi Energi Negeri: Pengabdian Perwira Elnusa Rayakan Idulfitri di Medan Operasi Morowali Utara dan Banggai
BERBAGI TAKJIL UNTUK PENGGUNA JALAN DI BULAN RAMADAN 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 19:23 WITA

Itwasum Polri Apresiasi Nuansa Adat di Pos Minasamaupa Saat Peninjauan di Gowa

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:52 WITA

BYD Haka Karebosi Raih Penghargaan Asia Pasifik, Harumkan Nama Makassar Tepat di Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:01 WITA

Gema Takbir di Jantung Kota: Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:24 WITA

Gema Takbir di Taman Dataran Indah: Hakikat penciptaan manusia dan Bakti pada Orangtua

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:54 WITA

Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG

Berita Terbaru

Berita

Anggota Komosi IX DPR RI Tegaskan Pentingnya Program MBG

Jumat, 20 Mar 2026 - 21:54 WITA