Mondial Resmi Hadir di Makassar, Nicolas Saputra Tampil Sebagai Creative Director

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 11:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3248x1440-0-0#

i

0-3248x1440-0-0#

MAKASSAR,FILALIN.COM,— Brand perhiasan ternama Mondial resmi membuka butik pertamanya di Kota Makassar, yang juga menjadi butik pertama di Pulau Sulawesi dan kawasan Indonesia Timur. Pembukaan ini digelar meriah di Trans Studio Mall Makassar pada Sabtu (2/8), menandai langkah ekspansi Mondial ke wilayah timur Indonesia.

General Manager Mondial, Leslie Christian, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Mondial telah berdiri sejak tahun 1979 dan kini telah berusia 46 tahun. Brand yang berasal dari Singapura ini kini berada di bawah naungan PT Sentrapea Kencana, bersama dengan dua brand perhiasan lain yakni Feng & Co. dan Adetales.

“Butik di Makassar ini adalah store ke-15 kami secara nasional. Dan ini butik pertama di Kota Makassar, pertama juga di Pulau Sulawesi, bahkan di kawasan Indonesia Timur,” ujar Leslie Christian. “Kami memilih Makassar karena melihat pertumbuhan kotanya yang sangat pesat. Sebagai kota transit penting di Indonesia, kami yakin Makassar akan terus berkembang dan menjadi pasar potensial bagi produk-produk perhiasan premium.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang menarik dari peresmian ini adalah kehadiran Nicolas Saputra, aktor papan atas Indonesia, yang kini tak hanya menjadi brand ambassador, tetapi juga menjabat sebagai Creative Director untuk Mondial Precious, lini perhiasan eksklusif Mondial.

“Latar belakang saya di bidang arsitektur membuat saya sangat tertarik pada detail dan desain. Bersama Mondial, saya punya ruang untuk menuangkan ide dan gagasan kreatif, khususnya dalam desain perhiasan berbasis batu-batu alam yang saya sukai seperti ruby, sapphire, dan emerald,” ungkap Nicolas.

Ia juga mengaku senang karena bisa mengeksplorasi lebih banyak desain dan karakteristik batu berharga lewat kerja samanya dengan Mondial. “Saya memang suka mengoleksi batu-batu tersebut saat traveling, dan sebelumnya sering merancang perhiasan sendiri. Sekarang, lewat Mondial, saya bisa membawa ide-ide itu ke level yang lebih tinggi,” tambahnya.

Acara pembukaan berlangsung meriah, dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, penggemar perhiasan, serta masyarakat umum yang antusias menyambut kehadiran brand perhiasan internasional ini di Makassar. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia
FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana
OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE
Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa
Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana
Ketika Data Menjadi Senjata Pembangunan
Di Balik Angka Sensus Ekonomi: Kisah Abdul Rahman Menembus Lorong Demi Data untuk Negeri
Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 11:06 WITA

Basarnas Makassar Temukan Kedua Korban Terseret Arus Sungai Buakkang dalam Kondisi Meninggal Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 10:59 WITA

FKM UIT Jalin MoA dengan Empat Sekolah di Bulukumba, Implementasikan Kerja Sama melalui Sosialisasi Manajemen Bencana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:54 WITA

OJK SULSELBAR PERKUAT LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MELALUI SINERGI PROGRAM EKOSISTEM KEUANGAN INKLUSIF DAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA ANGKUE KABUPATEN BONE

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:52 WITA

Anggota Komisi I DPR RI Soroti Ancaman Kejahatan Digital dalam Dialog Kebangsaan di Gowa

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WITA

Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana

Berita Terbaru

Caption : Suharli saat Wisuda dikampus UNM Makassar. Foto : ist

Berita

Mimpi Anak Pulau Itu Kini Bernama Sarjana

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WITA