Sektor Jasa Keuangan di Sulsel Tetap Tangguh di Tengah Dinamika Global

- Penulis

Kamis, 18 September 2025 - 14:19 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin memberikan perkembangan ekonomi sulsel di acara jurnal updatep Jumat (9/5)

i

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin memberikan perkembangan ekonomi sulsel di acara jurnal updatep Jumat (9/5)

MAKASSAR,FILALIN – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat mencatat, sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan sampai dengan Juli 2025 tetap stabil dan tangguh. Hal ini tercermin dari pertumbuhan positif pada sektor perbankan, pasar modal, hingga industri keuangan non-bank.
Kepala OJK Sulselbar, Mochlasin, mengatakan kinerja perbankan di Sulawesi Selatan masih terjaga dengan baik meski kondisi global dan domestik menghadapi tantangan. “Pertumbuhan aset, Dana Pihak Ketiga (DPK), maupun kredit menunjukkan tren positif. Ini menandakan daya tahan sektor jasa keuangan kita masih sangat kuat,” ujarnya.
Pada Juli 2025, total aset perbankan tumbuh 4,89 persen (yoy) mencapai Rp207,78 triliun. DPK juga meningkat 8,10 persen (yoy) menjadi Rp142,85 triliun, yang didominasi tabungan dengan porsi 58,36 persen. Sementara penyaluran kredit tumbuh 4,13 persen (yoy) dengan nilai Rp168,19 triliun, di mana 53,67 persen di antaranya merupakan kredit produktif. Pertumbuhan kredit didorong oleh kredit konsumtif yang naik 7,43 persen.
Berdasarkan sektor ekonomi, kredit terbesar disalurkan ke perdagangan besar dan eceran dengan porsi 22,95 persen. Rasio intermediasi perbankan Sulsel masih terjaga dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 119,84 persen, sedangkan rasio kredit bermasalah (NPL) berada di level 3,05 persen.
Perbankan syariah juga menunjukkan kinerja impresif. Aset perbankan syariah naik 20,87 persen menjadi Rp18,59 triliun, DPK tumbuh 16,08 persen menjadi Rp12,91 triliun, dan pembiayaan meningkat 20,37 persen menjadi Rp15,76 triliun. Intermediasi perbankan syariah berada pada level 122 persen dengan Non Performing Financing (NPF) 2,06 persen.
Sementara itu, kredit bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulsel tumbuh 1,32 persen (yoy) mencapai Rp61,73 triliun, atau setara 37,44 persen dari total kredit. Kredit UMKM didominasi usaha mikro sebesar 54,96 persen, disusul usaha kecil 30,14 persen, dan menengah 14,89 persen. Secara total, kredit UMKM telah disalurkan kepada 917.088 debitur.
Mochlasin menambahkan, OJK juga terus mendorong kemudahan akses pembiayaan untuk UMKM melalui regulasi terbaru. “Kami telah menerbitkan POJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan bagi UMKM. Harapannya, UMKM di Sulsel semakin berdaya dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang
Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital
ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah
Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026
SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar
Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel
Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:50 WITA

Rektor UIT Buka PKKMB Fakultas Psikologi, Tekankan Pentingnya Integritas dan Adaptasi Mahasiswa Baru

Sabtu, 26 September 2026 - 20:17 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Komitmen Penyaluran BBM Sesuai Ketentuan di SPBU Massila, Pinrang

Sabtu, 26 September 2026 - 19:03 WITA

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 September 2026 - 17:30 WITA

ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

Sabtu, 26 September 2026 - 06:00 WITA

Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026

Berita Terbaru

Berita

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:03 WITA