DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH KANTOR OJK PROVINSI SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI BARAT GELAR FOCUS GROUP DISCUSSION & DISEMINASI RISET AKSES KEUANGAN

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:49 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, –Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Riset Akses Keuangan dalam rangka program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Komoditas Kakao dengan tema “Pacu Akselerasi Akses Keuangan, Ekonomi Daerah Meningkat” pada 5 Mei 2026 di Kota Makassar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan kebutuhan akses keuangan serta merumuskan rekomendasi dan tindak lanjut akselerasi akses keuangan yang implementatif dan berdampak pada peningkatan ekonomi daerah.

Sulawesi merupakan salah satu pusat utama produksi kakao nasional dengan kontribusi yang sangat signifikan. Potensi ini menjadikan kakao sebagai komoditas strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Namun demikian, pengembangan kakao di wilayah Sulawesi masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain produktivitas yang belum optimal serta keterbatasan peremajaan tanaman.

Pada kesempatan ini Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Perizinan Lembaga Jasa Keuangan, Arif Machfoed menyampaikan pentingnya memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam pengembangan komoditas kakao di daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meyakini bahwa dengan kolaborasi yang kuat antara Pelaku Usaha (Offtaker dan Petani), Lembaga Jasa Keuangan, Pemerintah Daerah dan Kementerian/Lembaga Terkait, pengembangan kakao tidak hanya akan meningkatkan produktivitas, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi petani serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif” ujar Arif Machfoed.

Sejak tahun 2025, telah terbentuk 4 (empat) ekosistem keuangan di Wilayah Sulawesi yaitu di Kabupaten Luwu Timur – Sulawesi Selatan (Sulsel), Kabupaten Polewali Mandar – Sulawesi Barat (Sulbar), Kabupaten Poso – Sulawesi Tengah (Sulteng), dan Kabupaten Konawe Selatan – Sulawesi Tenggara (Sultra). Adapun pada ekosistem tersebut masing-masing telah memiliki kerja sama dengan perbankan dalam pemberian akses permodalan. Sampai dengan saat ini telah tersalurkan pemberian kredit/pembiayaan sebesar Rp26 Miliar kepada 223 petani.

Kegiatan FGD ini juga diisi dengan pemaparan materi terkait penguatan kebijakan dan arah strategis yang disampaikan oleh perwakilan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Poso, Wakil Bupati Konawe Selatan, Pimpinan dan Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah, pelaku usaha, lembaga jasa keuangan, lembaga vertikal, akademisi dan mahasiswa di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat serta Lembaga Internasional.

Untuk memperkaya perspektif diskusi, Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat berkolaborasi dengan OJK Institute dan akademisi Universitas Hasanudin dalam mendiseminasikan hasil riset akses keuangan, antara lain:

• Peran Sektor Jasa Keuangan dalam Mendukung Pengembangan Ekonomi Daerah;

• Analisis Determinan Permintaan Asuransi Parametrik Sektor Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Indonesia; dan

• Analisis Kebutuhan Akses Keuangan Petani Kakao dalam Ekosistem Closed Loop.

Direktur Riset OJK Institute, Bayu Bandono, menyampaikan bahwa hasil riset tersebut dapat memberikan gambaran strategis berbasis data, khususnya terkait skema mitigasi risiko bagi petani melalui asuransi parametrik, serta penguatan peran sektor jasa keuangan dalam mendukung pembiayaan, distribusi, dan hilirisasi komoditas unggulan daerah.

“Kami berharap riset ini dapat memberikan insight yang bermanfaat, baik bagi internal maupun eksternal, termasuk pemerintah, pelaku industri, akademisi, hingga masyarakat luas, dalam mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran sehingga mampu menjadi referensi strategis dalam mendorong penguatan sektor jasa keuangan serta pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan” ungkap Bayu Bandono.

Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan komitmen dalam mendorong terbentuknya ekosistem pengembangan ekonomi daerah komoditas kakao di Pulau Sulawesi, Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat juga menyerahkan plakat apresiasi kepada ekosistem keuangan yang telah terbentuk kepada para pelaku usaha yang dalam hal ini diwakili oleh offtaker didampingi oleh pemerintah daerah dan lembaga jasa keuangan dalam ekosistem pengembangan ekonomi daerah komoditas kakao.(*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital
ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah
Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026
SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar
Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel
Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar
OJK DORONG INKLUSI KEUANGAN PETANI RUMPUT LAUT MELALUI IMPLEMENTASI e-SEAWEED 
Wujudkan Kawasan Hijau dan Berkelanjutan, NIPAH PARK Dukung Indonesia Green Building Festival 2026 Makassar 
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:03 WITA

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 September 2026 - 17:30 WITA

ISFO 2026 Diikuti 11.952 Peserta, OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

Sabtu, 26 September 2026 - 06:00 WITA

Sinergi dan Inovasi Antarkan Sulsel Raih Prestasi TPID Award dan TP2DD Championship 2026

Jumat, 25 September 2026 - 21:25 WITA

SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar

Jumat, 25 September 2026 - 20:26 WITA

Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel

Berita Terbaru

Berita

Ketika Aktivitas Petani Mulai Dicatat Secara Digital

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:03 WITA

Berita

SD Inpres Tello Baru 2 Kembangkan Inovasi Berlayar

Jumat, 25 Sep 2026 - 21:25 WITA