KAMPANYE MARINE SAFETY DI TINGKAT INTERNASIONAL, SPJM SOSIALISASIKAN PROSEDUR PELAYANAN KAPAL PESIAR PADA THE 4TH APMPF

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 14:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, –PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) turut berpartisipasi aktif dalam gelaran The 4th Asia Pacific Maritime Pilots’ Association Forum (APMPF) yang merupakan agenda yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pandu Laut Asia Pasifik dan berlokasi di Da Nang, Vietnam.

Forum yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari ini yaitu dari tanggal 4-6 September 2025 diikuti oleh kurang lebih 16 (enam belas) negara dan mengambil tema “Enhancing Maritime Safety and Efficiency in the Asia-Pacific Region”. Diantara peserta yang hadir dalam forum ini adalah para pandu, ahli bidang kemaritiman, pemangku kepentingan, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara yang akan berdiskusi, berbagi pengalaman, berbagi informasi penerapan teknologi terbaru, serta mempererat hubungan baik dan jaringan profesional lintas negara.

Pada kesempatan ini, Syamsul Maarif yang merupakan pandu senior SPJM dan saat ini menjabat sebagai Senior Manager Wilayah 3 SPJM memaparkan prosedur kunjungan kapal pesiar di Pelabuhan Bali dan Nusa Tenggara, topik ini dipilih oleh SPJM sebagai bagian dari kampanye keselamatan marine yang juga selaras dengan tema APMPF tahun ini. Dalam paparannya, Syamsul maarif menjelaskan tentang prosedur operasional untuk kapal pesiar, termasuk mobilisasi pandu, kegiatan tambat, embarkasi dan debarkasi penumpang dengan mengambil lokasi pelayanan di 4 (empat) pelabuhan yaitu: Benoa Bali, Celukan Bawang Bali Utara, Lembar Lombok, dan Tenau Kupang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui paparan ini, SPJM bermaksud mengkampanyekan prosedur pelayanan kapal pesiar di beberapa pelabuhan Indonesia yang mengedepankan unsur keselamatan dan pelayanan berstandar internasional. Selain itu, juga ingin mengajak dunia internasional untuk lebih peduli dalam mematuhi prosedur layanan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama kapal berkegiatan di Pelabuhan.

Senior Vice President Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick menyatakan “Sebagai negara kepulauan yang memiliki kekayaan budaya yang beragam menjadikan Indonesia sebagai destinasi bagi kunjungan kapal cruise dari berbagai belahan dunia, hal ini merupakan peluang bagi kita untuk mengenalkan budaya sekaligus meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian Masyarakat lokal. Untuk itu, dengan keterlibatan SPJM di event APMPF ke-4 ini kami ingin menunjukkan sekaligus mensosialisasikan standar prosedur pelayanan kami sekaligus menunjukkan komitmen kami untuk keselamatan pelayanan.”

Sebagaimana diketahui bahwa Benoa Bali, Celukan Bawang Bali Utara, Lembar Lombok, dan Tenau Kupang merupakan Pelabuhan di Indonesia yang memiliki karakteristik berbeda-beda termasuk dalam hal alur pelayaran, panjang jetty dan kedalaman kolam labuh sehingga diperlukan prosedur dan mekanisme sandar yang terstandarisasi untuk memudahkan kapal berkegiatan. Selain itu, Pelabuhan Benoa Bali saat ini telah dikembangkan menjadi major hubport (pelabuhan laut pendukung utama) untuk kapal pesiar di Bali dan dikenal dengan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). BMTH sendiri merupakan proyek strategis nasional yang mengintegrasikan antara sektor pariwisata, pelabuhan, dan entertainment untuk mednukung pertumbuhan perekonomian regional dan nasional. (*)

 

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat 
CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN
Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum
GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu,  Dukung Transformasi Layanan Kesehatan Primer di Makassar
Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Disambut Antusias, E-Sport hingga Anggar Ramaikan Rangkaian Pra Event 
Kinerja Sektor Jasa Keuangan Sulsel Stabil, Kredit Tumbuh 5,46 Persen hingga April 2026
Djaya Jumain: Rapat Hak Angket DPRD Gowa yang Membahas Dugaan Asusila Seharusnya Tidak Disiarkan Langsung dan Dilaksanakan Secara Tertutup
Bangun Kemandirian Desa melalui Edukasi Keamanan Pangan, BBPOM di Makassar Perkuat Peran Komunitas Masyarakat Desa Padanglampe
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:45 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat 

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:03 WITA

CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:59 WITA

Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:50 WITA

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu,  Dukung Transformasi Layanan Kesehatan Primer di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:34 WITA

Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Disambut Antusias, E-Sport hingga Anggar Ramaikan Rangkaian Pra Event 

Berita Terbaru

Berita

CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN

Minggu, 28 Jun 2026 - 12:03 WITA

Berita

Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum

Minggu, 28 Jun 2026 - 11:59 WITA