Kolaborasi UMKM dan Investor Wujudkan Ekonomi Hijau

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 23:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,— Ajang Anging Mammiri Business Fair (AMBF) x South Sulawesi Investment Forum (SSIF) 2025 resmi berakhir di Hotel Claro Makassar, Kamis (13/11/2025). Kegiatan yang berlangsung dua hari ini menjadi wadah penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pertumbuhan investasi hijau di Sulawesi Selatan.

Dengan mengusung tema “Empowering Green Economic Investment: From Local Champions to Global Vision”, forum ini mempertegas komitmen bersama dalam membangun ekonomi berkelanjutan dari tingkat lokal hingga global. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Wahyu Purnama, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti sinergi kuat antara pelaku usaha, pemerintah, dan lembaga keuangan dalam mendorong iklim investasi yang sehat.

Menurut Wahyu, AMBF dan SSIF 2025 menjadi sarana efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung target nasional mencapai pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2030. Melalui forum ini, BI Sulsel juga melakukan kurasi terhadap berbagai proyek investasi strategis di kabupaten dan kota se-Sulsel melalui kegiatan Sulawesi Investment Challenge yang telah digelar sejak Mei hingga Agustus lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain investasi, sektor perdagangan dan ekspor juga menjadi perhatian utama. BI Sulsel memperkuat pengembangan UMKM melalui program UMKM REWAKO—akronim dari Resilient, Worldwide, Empowered, and Knowledgeable. Hingga kini terdapat 152 UMKM binaan, di mana 70 di antaranya telah berorientasi ekspor dan berhasil menembus pasar internasional melalui berbagai kegiatan promosi di dalam dan luar negeri.

Wahyu menambahkan, pelaksanaan AMBF dan SSIF 2025 juga memperlihatkan peningkatan signifikan dalam hal partisipasi. Jumlah calon investor naik dari sembilan pada tahun lalu menjadi 27 tahun ini, sementara jumlah buyer meningkat dari 12 menjadi 30 yang berasal dari 17 negara. Hasilnya, total komitmen transaksi turut melonjak dari Rp98 miliar menjadi Rp228 miliar.

Berbagai agenda menarik turut digelar, antara lain consultation booth dengan tiga pembeli luar negeri, empat sesi talkshow tematik bersama narasumber nasional seperti perwakilan Bappenas dan pelaku ekspor, serta mini expo produk unggulan UMKM Sulsel. Tak hanya itu, peserta juga diajak melakukan kunjungan lapangan ke Kawasan Industri Makassar (KIMA) untuk melihat langsung potensi investasi di wilayah tersebut.

Dari sisi perdagangan, forum ini berhasil mencatat komitmen ekspor senilai lebih dari 12 juta dolar AS atau sekitar Rp228 miliar, meningkat lebih dari 110 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 18 UMKM unggulan Sulawesi Selatan sukses menjalin kerja sama dengan 30 buyer mancanegara, memperkuat posisi produk lokal di pasar global.

Sementara dari sisi investasi, South Sulawesi Investment Forum tahun ini menghimpun 24 letter of intent melalui 64 sesi one-on-one meeting yang melibatkan 23 proyek investasi dengan potensi nilai mencapai Rp8,55 triliun. Capaian tersebut menjadi bukti kesiapan daerah menghadirkan proyek ready to invest yang menarik minat investor.

Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Since Erna Lamba, mengungkapkan bahwa capaian investasi Sulsel hingga September 2025 sudah mencapai Rp13,716 triliun dari target Rp16,61 triliun atau 82,57 persen. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendukung investasi.

“Pemerintah Sulawesi Selatan terus memberikan kemudahan dan insentif bagi para investor. Kami ingin memastikan bahwa berinvestasi di Sulsel tidak hanya mudah, tapi juga menguntungkan,” jelasnya. Ia juga mengapresiasi peran BI Sulsel yang terus memfasilitasi pelaku UMKM dan investor melalui penyelenggaraan forum berskala nasional seperti ini.

Erna berharap AMBF dan SSIF dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun, mengingat dampaknya sangat positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan ekspor produk lokal. Ia menilai, kegiatan ini telah memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu daerah tujuan investasi potensial di Indonesia Timur.

Penutupan AMBF x SSIF 2025 menandai langkah konkret Sulsel dalam mendorong ekonomi hijau dan kolaborasi berkelanjutan antar pemangku kepentingan. Sinergi yang terbentuk di forum ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak “juara lokal” yang mampu bersaing di tingkat global.(**)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CEO KALLA: Perbanyak Syukur dan Tetap Tumbuh di Tengah Tantangan Global
Kalla Institute Perkuat Komitmen Cetak Entrepreneur
Air Bah di Sungai Kalimborang Maros, Dua Wisatawan Ditemukan Meninggal Dunia
Swiss-Belinn Panakkukang Makassar Gelar Donor Darah, Bantu Stok PMI Sulsel
Pastikan Stok Aman, Bupati Sinjai Imbau Warga Tidak Panik Beli BBM
Zee Asadel & Emir Mahira Sah Sebagai Pasutri di Official Trailer Film “Kupilih Jalur Langit”: Saat Akad Sudah Diucap, Namun Hati Suami Masih Milik Wanita Lain
Air Bah Terjang Sungai Kalimborang Maros, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia, Satu Masih Dalam Pencarian
Polres Gowa Gelar Apel Siaga Kamtibmas Antisipasi AMARAH, May Day dan Isu Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:21 WITA

CEO KALLA: Perbanyak Syukur dan Tetap Tumbuh di Tengah Tantangan Global

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:45 WITA

Kalla Institute Perkuat Komitmen Cetak Entrepreneur

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WITA

Air Bah di Sungai Kalimborang Maros, Dua Wisatawan Ditemukan Meninggal Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:54 WITA

Swiss-Belinn Panakkukang Makassar Gelar Donor Darah, Bantu Stok PMI Sulsel

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:40 WITA

Pastikan Stok Aman, Bupati Sinjai Imbau Warga Tidak Panik Beli BBM

Berita Terbaru

Berita

Kalla Institute Perkuat Komitmen Cetak Entrepreneur

Selasa, 31 Mar 2026 - 15:45 WITA