Menjadi Kritis dan Visioner: Langkah Awal Kaderisasi LDRH UIN Alauddin

- Penulis

Minggu, 16 November 2025 - 17:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,–Lembaga Debat dan Riset Hukum (LDRH) UIN Alauddin Makassar menggelar kegiatan indoor Calon Law Debate and Resarch Member (CLDRM VI) sebagai tahap awal rekrutmen kader di Lecture Theater (LT) Universitas, Senin (15/11/2025).

 

Kegiatan open recruitment tahun ini mengusung tema “Mencetak Kader yang Kritis dan Visioner Menuju LDRH yang Lebih Progresif” dan dihadiri oleh 108 peserta dari total 153 pendaftar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua panitia, Nasrullah, melaporkan bahwa 153 pendaftar tersebut terdiri atas 58 orang dari Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), 21 orang dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), 4 orang dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), 24 orang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), 28 orang dari Fakultas Ushuluddin, Filsafat, dan Politik (FUFP), 9 orang dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST), serta 9 orang dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK).

 

Ketua Umum LDRH Afifah Annisa Safitri, dalam sambutannya, menekankan bahwa tema rekrutmen tahun ini bukan sekadar slogan, tetapi memuat arah pembinaan kader hukum muda di lingkungan universitas. Ia menyebut bahwa sejak awal setiap peserta sudah berada pada jalur pembentukan identitas intelektualnya di LDRH.

 

“Masuk ke LDRH artinya kalian sudah punya tujuan atau goals yang kalian tetapkan sedari awal,” ujarnya di hadapan peserta.

 

Ia kemudian mengingatkan bahwa tujuan tersebut tidak boleh berhenti sebagai niat sesaat.

 

“Jangan sampai kita hanya menetapkan goals itu di awal tapi tidak merealisasikannya hingga akhir. Tujuan itu diciptakan untuk dicapai pada akhirnya.”

 

Ia menekankan bahwa pembinaan debat dan riset tidak dimaksudkan sebagai aktivitas seremonial, tetapi sebagai proses intelektual yang harus dijalani dengan konsisten.

 

“Bukan hanya sekadar mengikuti kegiatan, tapi ada yang bisa kalian bawa pulang setelah pada akhirnya keluar dari lembaga debat dan riset hukum ini,” tuturnya.

 

Ia mengingatkan bahwa setiap capaian akademik dan kemampuan berpikir kritis tidak dapat diperoleh secara instan.

 

“Tidak ada hasil terbaik yang bisa kita dapat jika proses kita ini instan. Tidak ada proses tanpa rasa sakit,” jelasnya.

 

Pesan ini menjadi penekanan penting dalam proses kaderisasi internal LDRH yang sejak awal dikenal berorientasi pada kedisiplinan berpikir, kemampuan analitis, dan tradisi riset.

 

Dalam sambutan itu juga, Ketua Umum menata kembali ekspektasi dasar terhadap peserta CLDRM VI sebagai generasi yang diharapkan mampu memanfaatkan struktur kaderisasi secara penuh, baik melalui kajian maupun pelatihan.

 

Dalam sambutannya pembina LDRH, Prof. Muhammad Saleh Ridwan menegaskan bahwa organisasi hanya akan bermakna bagi mereka yang benar-benar ingin terlibat.

 

“Organisasi itu ibarat kita memasak sayur tanpa garam, kalau tidak dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh, tidak akan terasa apa-apa.”

 

Ia juga mengingatkan bahwa tidak ada gunanya bergabung jika hanya membawa nama tanpa kontribusi.

 

“Kalau hanya mau numpang nama, itu tidak ada bedanya,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa organisasi bukanlah beban, tetapi justru ruang yang mendorong kesuksesan mahasiswa. Menurutnya, banyak mahasiswa berkembang pesat karena terbantu oleh lingkungan organisasi yang suportif dan menantang.

 

“Organisasi itu bukan menghambat, justru mendorong kesuksesan,” tuturnya.

 

Ia juga menekankan bahwa aktivitas riset dan debat di LDRH akan membentuk ketajaman mental serta kemampuan akademik yang lebih kuat dibanding hanya mengandalkan perkuliahan.

 

“Kalau penelitiannya banyak, mental dan akademiknya juga pasti ikut naik,” tambahnya.

 

Salah satu peserta, Andiagil Munawwar, mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, angkatan 2024, mengaku memperoleh banyak wawasan baru selama mengikuti indoor.

 

“Indoor ini memberi kami banyak pengetahuan, mulai dari riset sampai bagaimana berpikir secara sistematis,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa persiapan utamanya sebelum mengikuti kegiatan adalah menjaga kondisi tubuh agar tetap fit.

 

“Yang paling utama saya persiapkan itu kesehatan, supaya bisa mengikuti semua rangkaian dengan baik,” katanya.

 

Dari seluruh rangkaian kegiatan, bagian yang paling berkesan bagi Agil adalah sesi materi tentang riset.

 

“Menurut saya, yang paling berkesan itu materi riset, karena kita dapat sesuatu yang bisa dikembangkan ke depannya,” tuturnya.

 

Agil juga menyampaikan harapannya selama berproses di LDRH. Ia ingin menjadikan lembaga ini sebagai ruang untuk berkembang dan memperdalam kemampuan akademik maupun karakter.

 

“Saya ingin berkembang dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Kita tidak hanya butuh ekspektasi, tapi juga aksi dan ambisi,” ujarnya.

(*/Penulis : Risaldi Anggara)

(Departemen Informasi dan Relasi LDRH)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antrean BBM Berujung Penyerangan, Pertamina Diminta Evaluasi Jalur Wajo-Makassar
OJK PERKUAT TPAKD DORONG AKSES KEUANGAN DAN PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH BERBASIS KOMODITAS KAKAO
Arena Sabung Ayam di Gowa Digerebek, Dandim: Tak Ada Toleransi untuk Judi
Perkokoh Jiwa Nasionalisme, Dandim 1409/Gowa Pimpin Upacara Bendera Rutin di Makodim
Keluarga Besar Nyampa Daeng Siama Berharap Namanya Diabadikan Jadi Nama Jalan di Makassar
Visitasi Internal Universitas Hasanuddin Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim CARA’DE di Desa Tinggimae
KKI 2026 Jadi Momentum Emas UMKM Sulsel Tembus Pasar Ekspor
Dorong Semangat Petani Desa Julubori, Babinsa Koramil 1409-05/Pallangga Lakukan Pendampingan Penanaman Padi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:17 WITA

Antrean BBM Berujung Penyerangan, Pertamina Diminta Evaluasi Jalur Wajo-Makassar

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:59 WITA

OJK PERKUAT TPAKD DORONG AKSES KEUANGAN DAN PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH BERBASIS KOMODITAS KAKAO

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:12 WITA

Arena Sabung Ayam di Gowa Digerebek, Dandim: Tak Ada Toleransi untuk Judi

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:08 WITA

Perkokoh Jiwa Nasionalisme, Dandim 1409/Gowa Pimpin Upacara Bendera Rutin di Makodim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Keluarga Besar Nyampa Daeng Siama Berharap Namanya Diabadikan Jadi Nama Jalan di Makassar

Berita Terbaru