MAKASSAR,FILALIN.COM, –Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan jatuh dari kapal nelayan di Perairan Pelabuhan New Port Pelindo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masih terus dilanjutkan hingga hari ketiga, Selasa (10/2/2026).
Korban diketahui bernama Hery (43), seorang nelayan yang berangkat melaut pada Senin (8/2/2026) sekitar pukul 04.30 WITA. Namun hingga waktu yang biasa, korban tidak kembali. Keluarga bersama masyarakat setempat melakukan pencarian dan menemukan perahu korban dalam kondisi tanpa awak, sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, mengatakan bahwa pada hari ketiga ini, tim SAR gabungan memperluas area pencarian dengan membagi kekuatan ke dalam lima Search and Rescue Unit (SRU).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Memasuki hari ketiga operasi SAR, kami memperluas sektor pencarian hingga 12 nautical mile dari titik awal kejadian. Tim SAR gabungan dibagi menjadi lima SRU yang melakukan penyisiran laut dan pesisir secara paralel untuk memaksimalkan upaya pencarian,” ujar Andi Sultan.
Ia menjelaskan, pencarian difokuskan pada sektor barat, utara, hingga barat laut Perairan Paotere dengan mengerahkan berbagai alut laut, termasuk Rigid Buoyancy Boat (RBB), Rigid Inflatable Boat (RIB), rubber boat, serta unsur penyisiran darat di pesisir Pantai Rade.
“Kondisi cuaca hari ini hujan ringan, namun masih memungkinkan untuk operasi. Terutama juga dengan ratusan personel yang terlibat dalam upaya pencarian hari ketiga ini, semoga korban dapat segera ditemukan,” tambahnya.
Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, BPBD Kota Makassar, Polairud, Polsek Paotere, Polsek Ujung Tanah, Damkar Kota Makassar, Tagana, IEA, Sar Marteam, dan Brigade Gojek.
Andi Sultan juga menyampaikan bahwa tim sar gabungan menggunakan drone untuk melakukan pemantauan di sektor yang telah ditentukan.
“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar korban dapat segera ditemukan. Setiap informasi dari warga sangat berarti dan akan segera kami tindak lanjuti,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam status dalam pencarian (DP) dan operasi SAR terus berlangsung. (*)





















