OJK Sulselbar Dorong Literasi Keuangan Syariah, 100 Komunitas di Makassar Ikut Edukasi Ramadan

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) terus memperkuat implementasi program literasi dan inklusi keuangan nasional melalui kegiatan Edukasi Keuangan kepada Komunitas yang digelar di Ballroom Kantor OJK Sulselbar, Makassar, Selasa (3/3/2026).

Sebanyak 100 peserta dari berbagai komunitas di Kota Makassar mengikuti kegiatan ini. Edukasi tersebut menjadi bagian dari strategi OJK dalam mendukung pencapaian target literasi dan inklusi keuangan nasional, sekaligus rangkaian Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) yang dilaksanakan selama bulan Ramadan.

Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen serta Perizinan OJK Sulselbar, Arif Machfoed, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penguatan pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan menjadi fondasi penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. OJK secara konsisten mendorong peningkatan pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan, khususnya keuangan syariah, yang mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, serta kebermanfaatan ekonomi sesuai prinsip-prinsip Islam,” ujar Arif Machfoed.

Ia menambahkan, momentum Ramadan dinilai tepat untuk mengajak masyarakat lebih bijak dalam mengelola keuangan sesuai prinsip syariah.

“Melalui GERAK Syariah, kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat agar tidak hanya mengenal, tetapi juga memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah secara optimal dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Bahas Perbankan Syariah dan Investasi Emas

Sejalan dengan arah kebijakan OJK dalam memperluas inklusi keuangan berbasis komunitas, kegiatan edukasi ini menghadirkan narasumber dari OJK serta perusahaan pergadaian. Materi yang diberikan mencakup pemahaman dasar perbankan syariah hingga pengenalan investasi emas.

Peserta mendapatkan penjelasan mengenai karakteristik produk perbankan syariah, prinsip bagi hasil, serta perbedaan mendasar dengan sistem konvensional. Selain itu, investasi emas diperkenalkan sebagai instrumen yang relatif stabil, mudah diakses, dan dapat menjadi alternatif perencanaan keuangan jangka menengah maupun panjang.

Menurut Arif, pemilihan topik investasi emas bertujuan memberikan opsi investasi yang aman dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Investasi emas menjadi salah satu pilihan yang cukup diminati karena nilainya cenderung stabil dan mudah dijangkau. Namun, masyarakat tetap perlu memahami mekanismenya agar terhindar dari risiko dan penawaran investasi ilegal,” jelasnya.

Perkuat Sinergi Industri dan Komunitas

OJK Sulselbar menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan edukasi keuangan melalui kolaborasi dengan pelaku industri jasa keuangan dan berbagai komunitas masyarakat.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, dalam keterangannya menyampaikan bahwa edukasi berbasis komunitas menjadi pendekatan efektif dalam meningkatkan literasi keuangan.

“Edukasi yang menyasar komunitas memungkinkan penyampaian materi lebih tepat sasaran dan interaktif. Kami berharap kegiatan ini mampu mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat,” kata Moch. Muchlasin.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif mengakses informasi resmi dari OJK guna menghindari praktik keuangan ilegal.

Untuk informasi dan edukasi keuangan terkini, masyarakat dapat mengikuti akun resmi Instagram OJK Sulselbar di @ojk_sulselsulbar.

Dengan sinergi yang berkelanjutan antara regulator, industri, dan masyarakat, OJK Sulselbar optimistis sektor jasa keuangan akan semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Siapkan Dukungan Avtur untuk Penerbangan Haji 2026 Melalui AFT Hasanuddin
PLN Hadir di TK Islam Athirah Bukit Baruga, Edukasi Listrik Aman untuk Anak Usia Dini
KPPU Makassar & Pemkab Maros Kolaborasi Cegah Praktik Curang Dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah
Audiensi Kepala BBPOM di Makassar dengan Bupati Pangkep: Penguatan Sinergi Pengawasan Obat dan Makanan serta Peningkatan Daya Saing UMKM
PEGADAIAN PEDULI: DUKUNG PEMBANGUNAN MASJID NURUL YAQIN DI JENEPONTO
DORONG GENERASI MUDA MELEK KEUANGAN, OJK BAHAS PELUANG DAN RISIKO PEMBIAYAAN DIGITAL DI UNIVERSITAS RIAU
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Kenaikan BBM Nonsubsidi Terbatas pada Produk Tertentu, Pengawasan Distribusi Diperkuat
MNP Dilirik Investor Global, Abu Dhabi Ports Group Tinjau Potensi Hub Indonesia Timur
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:43 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Siapkan Dukungan Avtur untuk Penerbangan Haji 2026 Melalui AFT Hasanuddin

Rabu, 22 April 2026 - 13:08 WITA

PLN Hadir di TK Islam Athirah Bukit Baruga, Edukasi Listrik Aman untuk Anak Usia Dini

Rabu, 22 April 2026 - 11:57 WITA

KPPU Makassar & Pemkab Maros Kolaborasi Cegah Praktik Curang Dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 - 10:45 WITA

Audiensi Kepala BBPOM di Makassar dengan Bupati Pangkep: Penguatan Sinergi Pengawasan Obat dan Makanan serta Peningkatan Daya Saing UMKM

Rabu, 22 April 2026 - 09:36 WITA

PEGADAIAN PEDULI: DUKUNG PEMBANGUNAN MASJID NURUL YAQIN DI JENEPONTO

Berita Terbaru