Bank Indonesia Gelar Pesyar Kolaborasi Trend Hijab 2026, Dorong Modest Fashion Syariah Jadi Unggulan Sulsel

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan kembali mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah melalui penyelenggaraan “Pekan Ekonomi Syariah (Pesyar) Kolaborasi dengan Trend Hijab 2026” yang berlangsung pada 6–15 Maret 2026 di Sandeq Ballroom, Hotel Claro Makassar.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam pengembangan industri halal di Sulawesi Selatan, khususnya pada subsektor modest fashion syariah yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun global.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Wahyu Purnama A, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pekan Ekonomi Syariah ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem modest fashion syariah di Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong pelaku UMKM, desainer, dan komunitas kreatif agar semakin berkembang serta memiliki akses pasar yang lebih luas,” ujar Wahyu dalam keterangan resminya, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diselenggarakan melalui kerja sama antara Bank Indonesia, Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Makassar, serta ArtPro sebagai bentuk sinergi antar pemangku kepentingan dalam pengembangan industri modest fashion syariah.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, Trend Hijab 2026 menghadirkan lebih dari 100 pelaku usaha dan desainer dari tingkat regional hingga nasional. Pameran ini juga diramaikan oleh berbagai UMKM unggulan di sektor makanan dan kriya yang turut menampilkan produk-produk lokal berkualitas.

Selain itu, Sharia Fair juga menghadirkan berbagai tenant makanan dan minuman halal yang memberikan pilihan kuliner bersertifikasi halal bagi masyarakat yang berkunjung ke pameran tersebut.

Menurut Wahyu, pada penyelenggaraan sebelumnya, Trend Hijab 2025 berhasil mencatatkan transaksi penjualan hingga Rp3,8 miliar selama periode pameran berlangsung.

“Dengan dukungan berbagai pihak serta meningkatnya antusiasme masyarakat, kami berharap Trend Hijab 2026 mampu mencatatkan capaian yang lebih baik serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada sektor perdagangan dan industri kreatif,” jelasnya.

Tidak hanya menghadirkan pameran produk, Bank Indonesia juga menghadirkan sejumlah booth edukasi ekonomi syariah, seperti Halal Center, perbankan syariah, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Kehadiran berbagai lembaga tersebut diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat sekaligus memperkuat pengembangan ekosistem halal di Sulawesi Selatan.

Selain itu, rangkaian kegiatan juga menghadirkan Sharia Forum yang menjadi ruang diskusi bagi pelaku usaha ekonomi syariah dan masyarakat untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kapasitas usaha.

Dalam forum tersebut akan digelar dua kegiatan utama, yakni Workshop Pembiayaan Syariah bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan BPD Sulselbar Syariah pada 11 Maret 2026 pukul 10.00 WITA, serta Halal Lifestyle Talk pada 12 Maret 2026 pukul 10.00 WITA.

Wahyu menambahkan, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah membutuhkan dukungan serta kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat.

“Bank Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesian Fashion Chamber, ArtPro, serta seluruh mitra dan pemangku kepentingan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kami berharap sinergi ini dapat terus mendorong pertumbuhan industri halal serta memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu barometer pengembangan modest fashion syariah di Indonesia,” pungkasnya. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penembakan Peluru Jeli yang Lukai Mata Remaja 15 Tahun di Gowa
IKA Unhas Gelar Bakti Sosial dan Buka Puasa Bersama 100 Wartawan 
Kasus Penganiayaan Perempuan di Makassar, LBH Suara Panrita Keadilan Desak Kapolrestabes Tahan Pelaku
Gelar Talkshow Beasiswa, Kalla Institute Ungkap Strategi Lolos Seleksi
Lansia Terseret Arus, Tim SAR Lakukan Pencarian Di Gowa
Tim Komunitas Sedekah Sembako Kunjungi Pasutri Hamid Dg. Limpo – Mardiana Dg. Kebo, Serahkan Paket Sembako
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Ketersediaan Energi Selama Ramadan dan Menjelang Idul Fitri untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat
Prodi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIT Makassar di Visitasi dari LAMEMBA
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:48 WITA

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penembakan Peluru Jeli yang Lukai Mata Remaja 15 Tahun di Gowa

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:21 WITA

Bank Indonesia Gelar Pesyar Kolaborasi Trend Hijab 2026, Dorong Modest Fashion Syariah Jadi Unggulan Sulsel

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:42 WITA

IKA Unhas Gelar Bakti Sosial dan Buka Puasa Bersama 100 Wartawan 

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:32 WITA

Kasus Penganiayaan Perempuan di Makassar, LBH Suara Panrita Keadilan Desak Kapolrestabes Tahan Pelaku

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:10 WITA

Gelar Talkshow Beasiswa, Kalla Institute Ungkap Strategi Lolos Seleksi

Berita Terbaru