Lansia Terseret Arus, Tim SAR Lakukan Pencarian Di Gowa

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA,FILALIN.COM, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian pada hari kedua, Jumat (06/03/2026), terhadap seorang warga lanjut usia yang diduga terseret arus Sungai Bilareng, Dusun Lemoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Korban diketahui bernama Dg Patiha (70), seorang perempuan yang merupakan warga Dusun Lemoa, Kabupaten Gowa. Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar dari Sekretaris Camat Bontolempangan, Al Ashar, kejadian bermula pada Selasa (04/03) sekitar pukul 07.00 WITA saat korban berangkat menuju sawah. Namun hingga siang hari sekitar pukul 15.00 WITA, korban belum kembali ke rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pihak keluarga kemudian menyusul ke lokasi sawah, namun korban tidak ditemukan. Saat dilakukan pencarian awal oleh warga, ditemukan barang milik korban di pinggir Sungai Bilareng. Pada saat kejadian, kondisi sungai sedang mengalami peningkatan debit air akibat hujan, sehingga korban diduga terseret arus sungai.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, menjelaskan bahwa tim SAR gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan membagi area pencarian menjadi beberapa sektor sejauh sekitar 2,5 kilometer ke arah hilir.

 

“Pada hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian dengan membagi beberapa Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas area pencarian. SRU 1 melakukan penyelaman di beberapa titik sungai, SRU 2 menyisir tepi kiri dan kanan sungai dengan berjalan kaki, SRU 3 menelusuri sungai menggunakan perahu rafting, dan SRU 4 mengoperasikan drone untuk pemantauan udara,” ujar Arif.

 

Upaya pencarian sempat terhenti dikarenakan kendala faktor cuaca yang sedikit menyulitkan tim sar gabungan.

 

“Pencarian sempat di hentikan, karena faktor cuaca yaitu hujan yang cukup deras, sehingga tim penyelam tidak mendapatkan visibilitas yang cukup untuk mencari korban di bawah air,” tegas Arif.

 

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur di antaranya Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, BPBD Gowa, MRB, FPL Lompobattang, Koramil, Polsek Bongaya, SAR Unhas, SAR UNM serta masyarakat setempat. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BERSIH-BERSIH PANTAI AKKARENA  KUMPULKAN 306 KILOGRAM SAMPAH 
Kepuasan Pelindo di Atas 90%, Sinyal Positif Bagi Perbaikan Layanan Pelabuhan
Partai Gerakan Rakyat Sulsel Resmi Daftar ke Kemenkum, Targetkan Legalitas Nasional 
Malam Renungan dan Doa Bersama, Kapolres Gowa Pererat Silaturahmi dengan Buruh KSPSI di Museum Balla Lompoa
OPERASI SAR KECELAKAAN KAPAL NELAYAN DI PERAIRAN PALLETTE BONE
Kalla Beton Suplai Precast U-Ditch untuk Paket Pembangunan Embung KIPP 1B di IKN
Lebih Siap ke Tanah Suci, Lebih Tenang dari Asrama Haji
Gelar RUPS 2026, GMTD Tebar Dividen dan Sahkan Jajaran Pengurus Baru
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:37 WITA

BERSIH-BERSIH PANTAI AKKARENA  KUMPULKAN 306 KILOGRAM SAMPAH 

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:59 WITA

Kepuasan Pelindo di Atas 90%, Sinyal Positif Bagi Perbaikan Layanan Pelabuhan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WITA

Partai Gerakan Rakyat Sulsel Resmi Daftar ke Kemenkum, Targetkan Legalitas Nasional 

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:20 WITA

Malam Renungan dan Doa Bersama, Kapolres Gowa Pererat Silaturahmi dengan Buruh KSPSI di Museum Balla Lompoa

Kamis, 30 April 2026 - 19:07 WITA

OPERASI SAR KECELAKAAN KAPAL NELAYAN DI PERAIRAN PALLETTE BONE

Berita Terbaru