Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Sulawesi Utara, Tambah 351.120 Tabung

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan distribusi LPG 3 kilogram di wilayah Sulawesi Utara terus berjalan dan dipantau secara intensif guna memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha mikro.

 

Sebagai langkah menjaga ketersediaan LPG bersubsidi di masyarakat, sejak Februari hingga Maret 2026 Pertamina telah menyalurkan tambahan pasokan melalui fakultatif dan ekstradropping sebanyak 351.120 tabung LPG 3 kilogram di wilayah Sulawesi Utara. Penambahan pasokan ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan serta memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh LPG bersubsidi sesuai peruntukannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menjelaskan bahwa selain penambahan pasokan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta lembaga penyalur resmi untuk memastikan distribusi LPG berjalan lancar hingga ke tingkat pangkalan.

 

“Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi secara rutin menyalurkan LPG 3 kg sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah serta melakukan pemantauan distribusi secara berkala agar pasokan tetap tersedia di masyarakat,” ujar Lilik.

 

Sebagai bagian dari pengawasan distribusi di lapangan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Kota Bitung dan DPRD Provinsi Sulawesi Utara juga melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau langsung penyaluran LPG 3 kilogram kepada masyarakat. Kegiatan sidak tersebut dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026, guna memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan dan harga eceran tertinggi (HET).

 

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga mengingatkan bahwa LPG 3 kilogram merupakan produk bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Oleh karena itu, masyarakat yang mampu diimbau untuk menggunakan LPG non-subsidi agar distribusi LPG 3 kg dapat lebih tepat sasaran bagi yang berhak.

 

Melalui langkah penambahan pasokan serta pengawasan bersama pemerintah daerah, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan pasokan energi dan memastikan LPG bersubsidi tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Car Meet Kalla Toyota Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas Otomotif, Hadirkan Fitra Eri hingga Om Mobi
Perkuat Kesiapsiagaan, Kalla Rescue Berlatih di Pulau Samalona 2026
Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang
Trafik Penumpang Melesat 10,2%, Pelindo Regional 4 Cetak Kinerja Positif
Kreator, Bersiaplah: Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Hadir untuk Mengubah Kreativitas Menjadi Peluang Nyata
DORONG GENERASI MUDA YANG ADAPTIF DAN CERDAS FINANSIAL, OJK SULSEL SULBAR TINGKATKAN EDUKASI KEUANGAN
Toyota dan Era Baru Keselamatan Berkendara: Teknologi Premium untuk Semua
Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia yang Hilang di Desa Abbanuange Soppeng
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:05 WITA

Car Meet Kalla Toyota Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas Otomotif, Hadirkan Fitra Eri hingga Om Mobi

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:52 WITA

Perkuat Kesiapsiagaan, Kalla Rescue Berlatih di Pulau Samalona 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:27 WITA

Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:44 WITA

Trafik Penumpang Melesat 10,2%, Pelindo Regional 4 Cetak Kinerja Positif

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:08 WITA

Kreator, Bersiaplah: Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Hadir untuk Mengubah Kreativitas Menjadi Peluang Nyata

Berita Terbaru

Berita

Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:27 WITA