MAKASSAR,FILALIN.COM, — Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, tampil memukau saat menjadi pembicara dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXIV yang digelar di Hotel Claro Makassar. Kehadirannya menjadi salah satu perhatian dalam forum saudagar terbesar masyarakat Bugis-Makassar tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Maluku Utara memaparkan berbagai capaian pembangunan di Maluku Utara selama masa kepemimpinannya. Ia menjelaskan bahwa Maluku Utara merupakan salah satu provinsi yang saat ini berkembang pesat, terutama di sektor pertambangan, perikanan, dan industri pengolahan berbasis sumber daya alam.
Sherly Laos menyampaikan bahwa pembangunan di Maluku Utara tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis cukup besar.
Menurutnya, membangun Maluku Utara memiliki tantangan tersendiri, mulai dari kondisi wilayah yang terdiri dari banyak pulau, keterbatasan infrastruktur di daerah terpencil, hingga pemerataan pembangunan antarwilayah. Namun di balik tantangan tersebut, ia juga menceritakan suka duka selama memimpin Maluku Utara dan bagaimana kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha dan diaspora Bugis-Makassar, turut membantu percepatan pembangunan daerah.
Ia juga mengajak para saudagar Bugis-Makassar untuk berinvestasi di Maluku Utara, terutama pada sektor perikanan, pariwisata, perkebunan, dan industri hilirisasi yang saat ini terus berkembang.
Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) sendiri merupakan forum silaturahmi dan ekonomi yang mempertemukan para pengusaha, tokoh masyarakat, dan pemerintah dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat jaringan ekonomi, investasi, serta peran saudagar Bugis-Makassar dalam pembangunan nasional.
Penampilan Sherly Laos yang elegan dan penuh percaya diri saat membawakan materi juga mendapat perhatian peserta PSBM. Banyak peserta yang mengapresiasi pemaparan Gubernur Maluku Utara tersebut karena dinilai inspiratif dan memberikan gambaran besar tentang potensi Maluku Utara di masa depan.
PSBM XXIV di Makassar tahun ini dihadiri oleh ratusan saudagar, pengusaha, tokoh masyarakat, serta pejabat pemerintah dari berbagai daerah di Indonesia. Forum ini diharapkan dapat memperkuat jaringan ekonomi dan investasi, khususnya di kawasan Indonesia Timur. (*)





















