Air Bah di Sungai Kalimborang Maros, Dua Wisatawan Ditemukan Meninggal Dunia

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  – Operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan oleh Basarnas Makassar terus berlangsung pasca kejadian air bah di Sungai Kalimborang, Dusun Bahagia, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, yang terjadi pada Minggu (29/3/2026) siang.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WITA ketika dua orang wisatawan terseret arus sungai akibat naiknya debit air secara mendadak dari bagian hulu. Kedua korban diketahui bernama Muhammad Fajrin dan Ica yang saat itu sedang berenang.

Dalam perkembangan terbaru, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kedua korban, namun dalam kondisi meninggal dunia, setelah dilakukan pencarian selama beberapa hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban Muhammad Fajrin (20), laki-laki, ditemukan lebih dulu pada hari kedua pencarian sekitar pukul 12.00 WITA, berjarak kurang lebih 4 kilometer dari titik awal kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi pada pukul 14.00 WITA ke Puskesmas Tompobulu, Kabupaten Maros.

Selanjutnya, korban Ica (20) ditemukan pada hari ketiga pencarian sekitar pukul 12.20 WITA dengan jarak sekitar 7 kilometer dari lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan pada pukul 13.00 WITA menuju puskesmas setempat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Arif Anwar, S.Sos., M.M., menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut sekaligus mengapresiasi kerja keras tim di lapangan.

“Kami telah mengerahkan seluruh kemampuan dalam operasi ini bersama unsur terkait. Kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban, semoga diberi ketabahan,” ungkapnya.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Basarnas, TNI, Polri hingga masyarakat sekitar. Kondisi arus sungai yang deras serta medan yang cukup sulit menjadi kendala selama proses pencarian.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu yang dapat memicu terjadinya air bah secara tiba-tiba.

Dengan telah ditemukannya seluruh korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kalla Institute Perkuat Komitmen Cetak Entrepreneur
Swiss-Belinn Panakkukang Makassar Gelar Donor Darah, Bantu Stok PMI Sulsel
Pastikan Stok Aman, Bupati Sinjai Imbau Warga Tidak Panik Beli BBM
Zee Asadel & Emir Mahira Sah Sebagai Pasutri di Official Trailer Film “Kupilih Jalur Langit”: Saat Akad Sudah Diucap, Namun Hati Suami Masih Milik Wanita Lain
Air Bah Terjang Sungai Kalimborang Maros, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia, Satu Masih Dalam Pencarian
Polres Gowa Gelar Apel Siaga Kamtibmas Antisipasi AMARAH, May Day dan Isu Nasional
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tindaklanjuti Pelanggaran Keselamatan di Area SPBU, Tegaskan Komitmen HSSE
Ini Alasan Masyarakat Pilih Tukar Tamabah New Veloz Hybrid
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:45 WITA

Kalla Institute Perkuat Komitmen Cetak Entrepreneur

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WITA

Air Bah di Sungai Kalimborang Maros, Dua Wisatawan Ditemukan Meninggal Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:54 WITA

Swiss-Belinn Panakkukang Makassar Gelar Donor Darah, Bantu Stok PMI Sulsel

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:40 WITA

Pastikan Stok Aman, Bupati Sinjai Imbau Warga Tidak Panik Beli BBM

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:06 WITA

Zee Asadel & Emir Mahira Sah Sebagai Pasutri di Official Trailer Film “Kupilih Jalur Langit”: Saat Akad Sudah Diucap, Namun Hati Suami Masih Milik Wanita Lain

Berita Terbaru

Berita

Kalla Institute Perkuat Komitmen Cetak Entrepreneur

Selasa, 31 Mar 2026 - 15:45 WITA