SINJAI,FILALIN.COM, – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU 74.926.45 Litha, Jalan Petta Ponggawae, Kecamatan Sinjai Utara, Senin sore, menyusul antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Dalam sidak tersebut, Bupati didampingi Plt Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan ESDM Sinjai, H. Andi Mandasini, serta Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai, Dr. Mansyur. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini untuk memastikan langsung ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM di wilayah Kabupaten Sinjai.
Bupati Ratnawati Arif menegaskan bahwa pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Pertamina dan memastikan stok BBM di Sinjai dalam kondisi aman. Ia meminta masyarakat tidak terpengaruh isu yang tidak jelas sumbernya hingga melakukan pembelian berlebihan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pertamina sudah memastikan pasokan BBM aman, jadi masyarakat tidak perlu panik. Belilah sesuai kebutuhan saja agar distribusi tetap merata dan semua masyarakat bisa terlayani,” ujarnya.
Selain memastikan ketersediaan BBM, Bupati juga menyoroti adanya praktik penjualan BBM oleh pengecer dengan harga yang tidak wajar. Pemerintah daerah, kata dia, akan segera berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk melakukan penertiban agar distribusi BBM tetap sesuai aturan yang berlaku.
“Tidak boleh ada yang menjual dengan harga berlebihan. Kami akan berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menertibkan hal tersebut,” tegasnya.
Untuk menjaga stabilitas distribusi BBM, Pemerintah Kabupaten Sinjai juga akan menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam melakukan pengawasan di lapangan. Usai meninjau SPBU Litha, Bupati kemudian melanjutkan sidak ke SPBU Biringere di Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara.
Diketahui, antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Sinjai terjadi dalam beberapa hari terakhir akibat panic buying masyarakat setelah beredarnya isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait ketersediaan BBM. Padahal, stok dan suplai BBM di wilayah Sinjai dalam kondisi aman. Bahkan, dalam empat hari terakhir, pengiriman BBM ke Sinjai mendapat tambahan pasokan sekitar 40 persen di atas rata-rata penyaluran normal harian.
Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar pasokan BBM tetap stabil dan dapat dinikmati seluruh masyarakat. (*)




















