BARRU,FILALIN.COM, – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Desa Kading, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan dilaporkan habis pada Senin (4/5). Kondisi ini membuat para pengendara, khususnya roda dua, terpaksa beralih menggunakan Pertamax untuk tetap melanjutkan perjalanan.
Kelangkaan Pertalite tersebut terjadi di satu-satunya SPBU yang melayani masyarakat di wilayah tersebut. SPBU ini diketahui berada di jalur strategis poros Soppeng–Pekkae yang cukup ramai dilalui kendaraan setiap harinya.
Ari, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa habisnya stok Pertalite cukup menyulitkan masyarakat, terutama bagi mereka yang terbiasa menggunakan BBM subsidi dengan harga lebih terjangkau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini SPBU satu-satunya di sini, jadi kalau Pertalite habis, mau tidak mau harus isi Pertamax, apalagi pengendara motor,” ujar Ari.
Menurutnya, kondisi ini membuat pengeluaran harian masyarakat meningkat, terutama bagi pekerja yang bergantung pada kendaraan bermotor untuk aktivitas sehari-hari.
Sejumlah pengendara terlihat tetap mengantre di SPBU tersebut meskipun hanya tersedia Pertamax. Mereka berharap distribusi Pertalite dapat segera kembali normal agar aktivitas tidak terganggu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab habisnya stok Pertalite di wilayah tersebut maupun kapan pasokan akan kembali tersedia. (*)





















