MIWF 2026 Angkat Tema “Re-co-ordinate”, Soroti Krisis Sosial hingga Ekologi

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Makassar International Writers Festival 2026 kembali digelar pada 14–17 Mei 2026 di Benteng Rotterdam. Festival yang diselenggarakan oleh Rumata’ Artspace ini mengusung tema “Re-co-ordinate” sebagai respons terhadap berbagai krisis multidimensi yang terjadi saat ini.

Salah satu kurator MIWF 2026, Aziziah Diah Aprilya, mengatakan tema tersebut lahir dari situasi sosial-politik yang dipenuhi arus kabar buruk, mulai dari persoalan politik, ekonomi hingga krisis lingkungan yang berdampak pada kondisi psikologis masyarakat.

“Re-co-ordinate” menjadi ajakan untuk menyusun ulang relasi, pengetahuan, serta gerakan kolektif demi membangun kembali harapan dan solidaritas di tengah krisis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur MIWF, Aan Mansyur, menegaskan festival ini terus mengedepankan prinsip inklusivitas dengan melibatkan kelompok disabilitas, minor gender, masyarakat adat, hingga lintas generasi. MIWF juga tetap mengampanyekan semangat #NoAllMalePanel dan #ZeroWasteFestival.

Selama empat hari pelaksanaan, MIWF 2026 menghadirkan 144 program dengan melibatkan 247 panelis dan 135 mitra kolaborator. Program tersebut mencakup diskusi, workshop, peluncuran buku, pertunjukan teater, pembacaan karya, pemutaran film hingga public lecture.

Sejumlah pembicara internasional dipastikan hadir, di antaranya Philippe Claudel, Karina Hocine, hingga Naoko Uemoto. Dari Indonesia, turut hadir Ika Natassa, Okky Madasari, Dhandy Laksono, serta Fachruddin Faiz.

MIWF 2026 juga menghadirkan program kolaborasi “MIWF meets France” bersama delegasi Prancis, termasuk dukungan dari Académie Goncourt dan Éditions Gallimard. Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, dijadwalkan membuka festival pada 14 Mei 2026.

Festival ini turut berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata dan Makassar Creative Hub untuk memperkuat citra Makassar sebagai kota budaya dan literasi.

Selain program sastra, MIWF kembali menghadirkan Taman Rasa, Taman Baca, A Cup of Poetry, hingga Under the Poetic Stars. Komitmen ramah lingkungan juga terus diperkuat melalui pengelolaan sampah dan Sustainability Corner yang menghadirkan berbagai workshop, green talks, hingga pasar organik. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Jurnalistik UIN Alauddin Belajar dan Praktik Siaran Radio di Raz FM Makassar
Juli 2026 Harga Naik! Kalla Toyota Ajak Pelanggan Ambil Keputusan Cerdas di Bulan Juni
TIM SAR GABUNGAN TEMUKAN LANSIA YANG TERSERET ARUS DI SUNGAI DESA BULU TANAH BONE
KESELAMATAN JADI PRIORITAS, PJM SAMARINDA SIAP WUJUDKAN LAYANAN MARITIM ANDAL
LANSIA TERSERET ARUS SUNGAI DI KAJUARA, TIM SAR GABUNGAN LAKUKAN PENCARIAN
Di Hari Ulang Tahun ke-48, BupAAS Luncurkan Buku “Jalan Pengabdian” Karya Nalarmedia dan Trubus
OJK Minta Korban Dugaan Investasi Bodong di Purwokerto Segera Melapor
Fruit City Indonesia Buka Cabang ke-27 di Makassar, Usung Konsep Edukasi dan Hiburan Keluarga
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:47 WITA

Mahasiswa Jurnalistik UIN Alauddin Belajar dan Praktik Siaran Radio di Raz FM Makassar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:06 WITA

Juli 2026 Harga Naik! Kalla Toyota Ajak Pelanggan Ambil Keputusan Cerdas di Bulan Juni

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:03 WITA

TIM SAR GABUNGAN TEMUKAN LANSIA YANG TERSERET ARUS DI SUNGAI DESA BULU TANAH BONE

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:15 WITA

KESELAMATAN JADI PRIORITAS, PJM SAMARINDA SIAP WUJUDKAN LAYANAN MARITIM ANDAL

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:07 WITA

LANSIA TERSERET ARUS SUNGAI DI KAJUARA, TIM SAR GABUNGAN LAKUKAN PENCARIAN

Berita Terbaru