MAKASSAR,FILALIN.COM, — Panitia Qurban Masjid Raudhatul Muflihien, Jalan Terong, Kelurahan Wajo Baru, Kecamatan Bontoala, Makassar, sukses melaksanakan penyembelihan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis, 28 Mei 2026.
Sebanyak 11 ekor sapi disiapkan untuk disembelih dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat sekitar masjid. Sebelum hari pelaksanaan, panitia telah membagikan sekitar 350 kupon qurban kepada warga di Kelurahan Wajo Baru dan Tompo Balang.
Usai pelaksanaan salat Idul Adha, panitia tampak sibuk menyiapkan proses penyembelihan. Sebelas ekor sapi dengan berat rata-rata 100 hingga 110 kilogram telah disiapkan di depan masjid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia Qurban, Syarif Sarabba, mengatakan tahun ini panitia berhasil menghimpun 10 kelompok donatur. Setiap kelompok terdiri atas tujuh orang dengan iuran sekitar Rp2,3 juta per orang.
“Setiap kelompok mengumpulkan dana sekitar Rp16,1 juta. Harga pembelian sapi bervariasi antara Rp15,5 juta hingga Rp15,7 juta. Selisih dana digunakan untuk biaya operasional dan konsumsi panitia,” kata Syarif.
Namun, jumlah hewan qurban tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Syarif, kondisi tersebut diduga dipengaruhi kenaikan harga sapi serta meningkatnya jumlah warga yang memilih berqurban secara mandiri.
“Dari dana yang terkumpul, kami hanya bisa membeli 11 ekor sapi,” ujarnya.
Daging qurban kemudian diproses menjadi paket seberat satu kilogram sebelum dibagikan kepada warga pemegang kupon yang telah mengantre di depan pagar masjid.
Syarif menilai keberhasilan pelaksanaan qurban tahun ini tidak lepas dari kerja sama seluruh panitia yang menjalankan tugas masing-masing dengan baik. Ia juga menyebut dirinya kembali dipercaya menjadi ketua panitia untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Hingga sore hari, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar. Meski sempat terjadi insiden satu ekor sapi mati mendadak sebelum disembelih, panitia segera mengambil langkah cepat dengan membeli sapi pengganti.
“Kesigapan panitia membuat pembagian daging qurban tetap berjalan dan seluruh kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” kata pengurus masjid, H. Muhlis Shampo.
Ia mengapresiasi seluruh panitia dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan qurban.
“Kami berharap apa yang dilakukan ini menjadi nilai ibadah dan memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Syarif menutup keterangannya. (*)





















