300 Nelayan Makassar Ikuti Pelatihan Alat Tangkap Ramah Lingkungan

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Sebanyak 300 nelayan kecil di Kota Makassar mengikuti pelatihan penggunaan alat tangkap ramah lingkungan yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juni 2026, di Hotel Kondotel Premier Makassar.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengelolaan Perikanan Tangkap melalui sub kegiatan Pemberdayaan Nelayan Kecil yang dibiayai melalui APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2026.

Dalam sambutannya, Aulia Arsyad mengatakan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan nelayan kecil, khususnya dalam penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui kegiatan ini, pemerintah hadir untuk memperkuat kapasitas nelayan kecil agar mampu meningkatkan produktivitas hasil tangkapan sekaligus menjaga kelestarian sumber daya laut,” ujarnya.

Menurutnya, nelayan kecil memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan serta mendukung sektor perikanan tangkap di Kota Makassar. Namun, nelayan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses teknologi, pasar, fluktuasi harga ikan hingga dampak perubahan iklim.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Siti Masniah Jabir selaku Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan serta Muhammad Kurnia, akademisi Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin. Selama pelaksanaan kegiatan, sesi pelatihan dan diskusi dipandu oleh Riswansa Muchsin sebagai moderator.

Peserta yang berasal dari kelompok nelayan binaan DP2 Kota Makassar mendapatkan materi terkait penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan, pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan, serta peningkatan produktivitas usaha perikanan tangkap.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari para nelayan terkait penerapan alat tangkap ramah lingkungan di wilayah pesisir dan pulau-pulau Kota Makassar. Moderator Riswansa Muchsin mengarahkan jalannya diskusi sehingga materi yang disampaikan narasumber dapat dipahami dengan baik oleh seluruh peserta.

Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap kapasitas nelayan kecil semakin meningkat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya laut di wilayah Makassar. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERKUAT INDUSTRI BPR, OJK SETUJUI PENGGABUNGAN LIMA BPR DI SULAWESI SELATAN
DPRD Sulsel Matangkan Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Andi Syafiuddin Soroti Sinkronisasi Regulasi dan Penguatan Perlindungan Budaya
Antusiasme Tinggi, Aksi Donor Darah Swiss-Belinn Panakkukang Himpun 144 Kantong Darah
OJK WUJUDKAN INDUSTRI BPR/BPRS YANG BERINTEGRITAS, TANGGUH DAN KONTRIBUTIF.
Cari Makan Siang Enak di Makassar? Swiss-Belinn Panakkukang Hadirkan Menu Signature Claypot
Syarifuddin Terpilih Jadi Ketua Masjid Al Ikhtiar Periode 2026 – 2028
Investasi Kendaraan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Toyota Masih Jadi Pilihan
PT Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku Salurkan Bantuan Sedekah Hewani pada Perayaan Iduladha 1447 H
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:21 WITA

300 Nelayan Makassar Ikuti Pelatihan Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:21 WITA

PERKUAT INDUSTRI BPR, OJK SETUJUI PENGGABUNGAN LIMA BPR DI SULAWESI SELATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:56 WITA

DPRD Sulsel Matangkan Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Andi Syafiuddin Soroti Sinkronisasi Regulasi dan Penguatan Perlindungan Budaya

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:27 WITA

Antusiasme Tinggi, Aksi Donor Darah Swiss-Belinn Panakkukang Himpun 144 Kantong Darah

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:07 WITA

OJK WUJUDKAN INDUSTRI BPR/BPRS YANG BERINTEGRITAS, TANGGUH DAN KONTRIBUTIF.

Berita Terbaru