Dugaan Isi LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran di Luwu Utara Viral, Warga Minta Pemeriksaan Agen

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU UTARA,FILALIN.COM,  — Keresahan warga Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, muncul setelah beredar video yang memperlihatkan dugaan ketidaksesuaian isi tabung gas LPG 3 kilogram saat proses pembongkaran muatan di salah satu agen penyalur.

Dalam video yang beredar, seorang warga merekam aktivitas pembongkaran tabung gas yang disebut dilakukan oleh agen PT Sinergi Mitra. Perekam mempertanyakan isi tabung LPG subsidi yang diduga tidak mencapai berat standar 3 kilogram.

“Ini penipuan ini, gas ini kurang isinya dalam, tidak sampai 3 kilo,” ujar warga dalam rekaman tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, dugaan pengurangan isi tabung membuat masyarakat sebagai pengguna akhir dirugikan karena gas bersubsidi yang mereka beli disebut lebih cepat habis dibandingkan biasanya.

Warga yang merekam kejadian itu juga menyampaikan alasan dirinya memilih mendokumentasikan aktivitas tersebut sebagai bentuk pengawasan terhadap distribusi LPG subsidi.

“Saya rekam saja ini ya, kasihan masyarakat ini,” katanya dalam video.

Ia menduga terdapat tabung LPG 3 kilogram yang masuk ke wilayah Luwu Utara tidak sesuai dengan standar berat yang telah ditetapkan. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak agen maupun instansi terkait mengenai dugaan tersebut.

Pemerintah dan pihak berwenang diharapkan segera melakukan pemeriksaan di lapangan, termasuk pengecekan berat tabung secara acak, untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.

Jika ditemukan adanya pelanggaran, pihak terkait diharapkan mengambil langkah sesuai ketentuan agar penyaluran energi bersubsidi tetap tepat sasaran. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK SULSEL SULBAR DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR
Pelaku Pengancaman Istri yang Viral di Media Sosial Ditangkap Resmob Polsek Rappocini
OJK SULEL SULBAR PERKUAT INKLUSI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DI DESA SUMARE
SAPA Kampus Berdampak: Kolaborasi BBPOM di Makassar dan Universitas Hasanudin Berikan Manfaat Nyata Bagi UMK
Pria Lompat dari Jembatan Kembar Gowa, Tim SAR Lakukan Pencarian di Sungai Jeneberang
MaRI Piknik 2026 Hadirkan Kolaborasi Olahraga, Kreativitas, dan Edukasi di Tengah Kota Makassar
OJK DAN ILO LUNCURKAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING, TINGKATKAN AKSES PEMBIAYAAN PETERNAK SAPI PERAH
Pelindo Regional 4 & Kejati Sulsel Perkuat Tata Kelola Perusahaan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:27 WITA

Dugaan Isi LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran di Luwu Utara Viral, Warga Minta Pemeriksaan Agen

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:22 WITA

OJK SULSEL SULBAR DORONG PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:33 WITA

Pelaku Pengancaman Istri yang Viral di Media Sosial Ditangkap Resmob Polsek Rappocini

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:32 WITA

OJK SULEL SULBAR PERKUAT INKLUSI KEUANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DI DESA SUMARE

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:21 WITA

SAPA Kampus Berdampak: Kolaborasi BBPOM di Makassar dan Universitas Hasanudin Berikan Manfaat Nyata Bagi UMK

Berita Terbaru