Cakupan Kepesertaan JKN di Wilayah BPJS Kesehatan Cabang Makassar Tembus 99 Persen, Keaktifan Peserta Masih Jadi PR

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 19:56 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, FILALIN.COM, –Cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Makassar telah mencapai lebih dari 99 persen. Sebanyak 3,4 juta jiwa di lima kabupaten dan kota tercatat telah menjadi peserta program tersebut.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar, Dr. Prabowo MKS, mengatakan wilayah kerjanya meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Maros, Takalar, serta Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

“Jumlah cakupan kepesertaan saat ini mencapai sekitar 3,4 juta jiwa atau lebih dari 99 persen dari total penduduk di lima wilayah tersebut,” kata Prabowo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, tingginya angka kepesertaan merupakan hasil sinergi antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan melalui Program JKN.

Meski demikian, Prabowo mengakui masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, yakni meningkatkan tingkat keaktifan peserta.

“Keaktifan peserta saat ini masih berada di kisaran 80 persen. Ini menjadi fokus kami ke depan agar masyarakat tetap bisa mengakses layanan kesehatan tanpa kendala administrasi,” ujarnya.

BPJS Kesehatan, lanjut Prabowo, terus mendorong peningkatan keaktifan peserta sekaligus memperkuat kualitas pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan agar manfaat Program JKN dapat dirasakan secara optimal.

Sementara itu, salah seorang peserta JKN, Wardah, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan BPJS Kesehatan saat anaknya menjalani pengobatan. Menurutnya, tanpa jaminan kesehatan tersebut, keluarganya tidak akan mampu menanggung biaya pengobatan yang nilainya sangat besar.

“Kalau tidak ada BPJS, saya tidak tahu bagaimana keadaan anak saya sekarang. Biaya pengobatannya sangat besar dan saya sebagai ibu rumah tangga tentu tidak sanggup. Alhamdulillah BPJS sangat membantu,” kata Wardah.

Ia berharap Program JKN tetap dipertahankan karena telah memberikan perlindungan kesehatan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.

Program JKN merupakan sistem jaminan kesehatan nasional yang memberikan perlindungan terhadap risiko finansial akibat biaya pelayanan kesehatan. Melalui prinsip gotong royong, peserta memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih adil, merata, dan berkelanjutan. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasokan BBM Bertambah, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Penyaluran di Manado, Sangihe, dan sekitarnya Semakin Kondusif
Solusi Ketersediaan Air Bersih, Pabrikasi Tower Sumur TMMD ke-130 Terus Dipercepat
Kebut Akses Ekonomi Desa, Satgas TMMD Kodim 1409/Gowa Terus Meratakan Jalan Tani
Land Cruiser FJ Curi Perhatian di Auto Show Kalla Toyota 2026 Makassar, Keluarga Muda Ikut Kepincut
LOKA POM DI KAB. BONE BERIKAN EDUKASI REGULASI HINGGA TEKNOLOGI PENGOLAHAN ANGAN KEPADA PELAKU USAHA IRTP
Dalam Dua Bulan, SMP Islam Athirah Bone Torehkan 39 Prestasi di Berbagai Bidang
Satgas TMMD Kodim 1409/Gowa Pacu Pengerjaan Tower Sumur untuk Masyarakat Kalebarembeng
Renovasi Rumah Syahrir di Gowa Capai Progres 17 Persen
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:29 WITA

Pasokan BBM Bertambah, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Penyaluran di Manado, Sangihe, dan sekitarnya Semakin Kondusif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:26 WITA

Solusi Ketersediaan Air Bersih, Pabrikasi Tower Sumur TMMD ke-130 Terus Dipercepat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:19 WITA

Kebut Akses Ekonomi Desa, Satgas TMMD Kodim 1409/Gowa Terus Meratakan Jalan Tani

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:50 WITA

Land Cruiser FJ Curi Perhatian di Auto Show Kalla Toyota 2026 Makassar, Keluarga Muda Ikut Kepincut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:24 WITA

LOKA POM DI KAB. BONE BERIKAN EDUKASI REGULASI HINGGA TEKNOLOGI PENGOLAHAN ANGAN KEPADA PELAKU USAHA IRTP

Berita Terbaru