SELAYAR,FILALIN.COM, –Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar terus memperkuat upaya pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Memasuki hari keempat operasi SAR, Basarnas mendapat tambahan dukungan armada dan personel dari Kantor Basarnas Kendari serta Kantor Basarnas Maumere.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tambahan kekuatan tersebut berupa KN SAR Pacitan dari Kantor Basarnas Kendari dengan Person On Board (POB) sebanyak 28 orang, serta KN SAR Puntadewa dari Kantor Basarnas Maumere yang membawa 15 orang personel (POB). Kedua kapal SAR tersebut dikerahkan untuk memperkuat unsur laut dalam operasi pencarian terhadap 25 korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan penambahan armada dari dua kantor Basarnas merupakan bentuk sinergi nasional dalam mempercepat proses pencarian.
“Operasi pencarian KM Nurul Salsa mendapatkan tambahan kekuatan dari Kantor Basarnas Kendari dan Kantor Basarnas Maumere. Basarnas Kendari mengerahkan KN SAR Pacitan dengan 28 personel, sedangkan Basarnas Maumere mengirimkan KN SAR Puntadewa dengan 15 personel. Dukungan ini akan semakin memperkuat kemampuan kami dalam melakukan penyisiran di wilayah pencarian yang cukup luas,” ujar Sultan.
Menurutnya, semakin banyak unsur yang terlibat, semakin besar pula cakupan area yang dapat disisir secara bersamaan. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasi, terutama dengan mempertimbangkan dinamika arus laut, arah angin, dan kondisi cuaca di perairan Selayar.
“Kami terus melakukan evaluasi setiap hari terhadap pola pencarian berdasarkan data pergerakan arus dan kondisi meteorologi. Dengan hadirnya tambahan dua kapal SAR beserta personelnya, kami dapat mengoptimalkan pembagian sektor pencarian sehingga setiap area prioritas dapat dijangkau secara maksimal, dan rencananya untuk besok pagi akan menyisir di pulau kosong tak berpenghuni di sekitar wilayah Pulau Sabalana,” tambahnya.
Basarnas Makassar juga menyampaikan dalam operasi SAR ini terdapat tiga posko, yaitu posko Makassar, posko Selayar dan posko Jampea, sebagai wadah untuk perluasan informasi bagi keluarga korban.
Hingga Sabtu (18/7), data sementara menunjukkan dari total 78 orang yang berada di atas KM Nurul Salsa, sebanyak 52 orang berhasil ditemukan selamat, 1 orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan 25 orang lainnya masih dalam pencarian.
Operasi SAR akan terus dilaksanakan dengan melibatkan seluruh potensi SAR, unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat nelayan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. (*)




















