Dukung Modernisasi Pelabuhan, Pelindo Marine Kawal Kedatangan QCC dan RTG Baru di Pelabuhan Tanjung Perak dan Belawan

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA,FILALIN.COM, – PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) mendukung kelancaran kedatangan alat bongkar muat modern yang didatangkan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) hingga Juli 2026. Alat tersebut meliputi 4 unit Quay Container Crane (QCC) dan 14 unit Rubber Tyred Gantry (RTG) untuk PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), serta 2 unit QCC dan 4 unit RTG untuk PT Prima Multi Terminal (PMT) Belawan. Kehadiran peralatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pelindo Group dalam meningkatkan kapasitas, produktivitas, dan kualitas layanan pelabuhan guna mendukung kelancaran arus logistik nasional.

Sebagai bagian dari proses distribusi alat berat melalui jalur laut, Pelindo Marine berperan memastikan kelancaran proses penundaan dan penyandaran kapal pengangkut QCC dan RTG sehingga seluruh tahapan pemindahan, bongkar, hingga penempatan peralatan dapat berjalan aman, tepat waktu, dan sesuai standar keselamatan operasional.

Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik PT Pelindo Marine Service, Elvin Syah Putra, mengatakan keberhasilan penyandaran QCC di Belawan dan Surabaya didukung oleh kesiapan armada. Dalam kegiatan tersebut, Kapal Tunda KT. Hang Tuah II dan KT. Hang Tuah III berkekuatan 2.000 HP mendukung proses penundaan di Belawan, sementara KT. Jayanegara 305 berkekuatan 3.000 HP memimpin penundaan di Tanjung Perak. “Selain didukung armada yang andal, kami juga memastikan kompetensi personel untuk menjamin kelancaran operasional serta menghadirkan layanan kepelabuhanan yang aman, andal, dan tepat waktu,” ujar Elvin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peningkatan kapasitas pelabuhan melalui pembaruan alat dan fasilitas juga mendapat perhatian dari pelaku industri pelayaran nasional. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Indonesia National Shipowners’ Association (INSA), Carmelita Hartoto, menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk menjawab pertumbuhan arus barang yang terus meningkat. “Dukungan infrastruktur, peralatan dan sistem operasi pelabuhan, harus terus diperbarui agar distribusi logistik nasional lebih optimal,” ungkapnya.

Penambahan QCC dan RTG di Belawan yang akan dioperasikan oleh PT Prima Multi Terminal (PMT) diharapkan mampu meningkatkan produktivitas terminal serta mempercepat layanan peti kemas. Direktur Operasi dan Teknik PT Prima Multi Terminal, Wahyudi, mengatakan, “Penambahan QCC dan RTG ini merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan volume peti kemas di Belawan. Dengan dukungan peralatan yang lebih modern, kami optimistis dapat meningkatkan produktivitas terminal serta mempercepat pelayanan kapal dan kargo.”

Sementara itu, Direktur Teknik PT Terminal Petikemas Surabaya, Topo Sapto Nugroho, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas terminal dilakukan melalui modernisasi peralatan dan optimalisasi aset. “Selain mendatangkan peralatan baru untuk meningkatkan produktivitas dan keandalan operasional, kami juga melakukan relokasi dua unit QCC dari TPS ke Terminal Petikemas Berlian sebagai bagian dari upaya optimalisasi kapasitas layanan dan penguatan kesiapan menghadapi pertumbuhan arus peti kemas,” jelasnya.

 

Kolaborasi Pelindo Marine bersama operator terminal di Tanjung Perak dan Belawan tidak hanya mendukung peningkatan efisiensi logistik nasional serta daya saing pelabuhan Indonesia, tetapi juga diperkuat melalui rencana kedatangan bertahap sebanyak 39 unit alat bongkar muat baru. Penambahan peralatan tersebut diharapkan semakin meningkatkan kualitas layanan terminal peti kemas di sejumlah pelabuhan utama di Indonesia.

 

 

Tentang Pelindo Marine:

PT Pelindo Marine Service atau biasa disebut Pelindo Marine bagian dari grup usaha BUMN Pelabuhan Indonesia yang bergerak di bidang pelayanan jasa kapal. Layanan Pelindo Marine di antaranya yaitu jasa penundaan kapal di pelabuhan, operasional kapal pandu, jasa kapal tug-assist untuk operasional offshore, jasa perbaikan kapal, jasa keagenan kapal, dan lainnya. Pelindo Marine telah memiliki 2 anak perusahaan, yakni PT Alur Pelayaran Barat Surabaya yang mengelola layanan alur pelayaran serta revitalisasi alur dan kolam pelabuhan dan PT Pelindo Energi Logistik di bidang layanan logistik energi. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Pelindo Jasa Maritim Catat Laba Bersih Semester I 2026 Tumbuh 44 Persen di atas target, Perkuat Kinerja dan Daya Saing Bisnis Maritim
Pelindo Regional 4 Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
Kapolda Sulsel Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Serta Lantik Karolog dan Kapolresta Gowa
KPPU Makassar Audiensi dengan Bupati Takalar, Perkuat Sinergi Pengawasan Persaingan Usaha
BI Sulsel Dorong Wastra Lokal Naik Kelas, 63 UMKM Ikut KKS x DIGIFEST 2026
Kuasa Hukum Masnawi Sebut Belum Terima Surat Bareskrim soal Aduan Pansus Hak Angket DPRD Gowa
Sidang Mediasi Gugatan Pansus Hak Angket DPRD Gowa Kembali Digelar, Tergugat Absen dan Diwakili Kuasa Hukum
Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder & Pengguna Jasa, Perkuat Budaya Antipenyuapan di Pelabuhan Makassar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:17 WITA

PT Pelindo Jasa Maritim Catat Laba Bersih Semester I 2026 Tumbuh 44 Persen di atas target, Perkuat Kinerja dan Daya Saing Bisnis Maritim

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WITA

Pelindo Regional 4 Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:54 WITA

Kapolda Sulsel Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Serta Lantik Karolog dan Kapolresta Gowa

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:47 WITA

KPPU Makassar Audiensi dengan Bupati Takalar, Perkuat Sinergi Pengawasan Persaingan Usaha

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:59 WITA

BI Sulsel Dorong Wastra Lokal Naik Kelas, 63 UMKM Ikut KKS x DIGIFEST 2026

Berita Terbaru

Berita

Pelindo Regional 4 Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Kamis, 30 Jul 2026 - 15:14 WITA