MAKASSAR,FILALIN.COM, — Ustaz Dr. H. Dimasmaryono menekankan pentingnya memahami makna shalawat dalam menjaga tauhid umat Nabi Muhammad SAW.
Hal itu disampaikan Dimasmaryono saat memberikan ceramah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Alhamid, Minggu (6/9/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam ceramahnya, Dimasmaryono menjelaskan bahwa shalawat memiliki kaitan erat dengan pemahaman tauhid karena menegaskan kedudukan Allah SWT sebagai pemberi dan Nabi Muhammad SAW sebagai penerima.
Ia mencontohkan bacaan shalawat yang umum dilafalkan umat Islam.
“Allahumma salli ‘ala sayyidina Muhammad,” ujar Dimasmaryono dalam ceramahnya.
Menurut dia, kalimat tersebut memiliki makna permohonan kepada Allah SWT agar memberikan rahmat dan kemuliaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Yang meminta kita, yang memberi Allah, yang menerima Nabi Muhammad,” katanya.
Dimasmaryono kemudian mengajak jamaah memahami posisi Nabi Muhammad SAW dalam bacaan shalawat tersebut.
Menurut dia, meskipun umat Islam memuji, menyanjung, dan memuliakan Nabi Muhammad SAW dalam berbagai kesempatan, hal itu tidak berarti menempatkan Nabi sebagai Tuhan.
“Allah yang memberi, Nabi Muhammad yang diberi,” ujarnya.
Ia menilai, pemahaman tersebut menjadi salah satu bentuk penjagaan terhadap tauhid. Sebab, shalawat secara langsung menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW tetap merupakan hamba dan utusan Allah SWT.
Dimasmaryono juga menyinggung perintah Allah SWT kepada orang-orang beriman untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, perintah tersebut didahului dengan penyebutan bahwa Allah SWT dan para malaikat bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
“Allah mendemonstrasikan shalawat bersama malaikat sebelum memerintah orang-orang beriman,” katanya.
Pengurus Masjid Beri Penghargaan kepada Donatur
Selain ceramah Maulid Nabi, kegiatan di Masjid Alhamid juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada para donatur tetap dan pihak yang berkontribusi dalam program sedekah makanan gratis.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan para donatur dan jamaah selama tiga bulan terakhir.
Salah seorang pengurus Masjid Alhamid,Toto mengatakan, penghargaan diberikan kepada mereka yang selama ini ikut mendukung berbagai program sosial dan kegiatan keagamaan di masjid.
Menurutnya, kontribusi para donatur dan jamaah sangat membantu keberlangsungan program-program Masjid Alhamid, termasuk penyediaan makanan gratis bagi masyarakat dan jamaah.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa setempat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan menjadi momentum bagi jamaah untuk kembali memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus meningkatkan pemahaman tentang tauhid. (*)




















