Prabowo Resmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Fokus pada Ketahanan Ekonomi Keluarga

- Penulis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:07 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FILALIN.COM — Pemerintah membentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) untuk memperkuat koordinasi kebijakan nasional dalam meningkatkan kesejahteraan keuangan masyarakat.

 

Pembentukan lembaga tersebut diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

DNKK dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2026 sebagai penguatan strategi nasional yang sebelumnya dijalankan melalui Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI).

 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, perubahan tersebut menandai pergeseran orientasi kebijakan dari sekadar memperluas inklusi keuangan menuju peningkatan kesejahteraan keuangan keluarga.

 

Dengan pendekatan baru ini, keberhasilan kebijakan keuangan tidak hanya diukur dari kepemilikan rekening atau akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga dari kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan hidup dan menghadapi risiko ekonomi.

 

Dalam pelaksanaannya, DNKK berfokus pada tiga indikator, yakni ketahanan dalam memenuhi kebutuhan keuangan yang berkualitas, ketahanan menghadapi guncangan, serta rasa aman dalam mengelola keuangan.

 

Presiden Prabowo memimpin langsung DNKK. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian bertindak sebagai ketua harian, dengan OJK, Bank Indonesia, Menteri Keuangan, dan Menteri Dalam Negeri sebagai wakil ketua harian.

 

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan program TPAKD sejalan dengan agenda pemerintah untuk memperluas pemerataan ekonomi, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Saat ini, TPAKD telah terbentuk di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

 

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap masyarakat tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga mendapatkan dukungan literasi keuangan, pendampingan usaha, akses investasi, serta layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

 

Pembentukan DNKK diharapkan memperkuat koordinasi lintas lembaga sehingga kebijakan keuangan nasional semakin terarah pada peningkatan ketahanan ekonomi keluarga secara berkelanjutan. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Catat 59,36 Juta Rekening Pelajar, Program Kejar Jangkau 88,83 Persen Siswa
Antisipasi Tanah Longsor, Satgas TMMD Ke-130 Gowa Fokus Rampungkan Bangunan Talud
BERPRESTASI DI TINGKAT NASIONAL,  SULSEL DAN SELAYAR RAIH TPAKD AWARD 2026
Tak Pernah Bermimpi Punya Rumah Sendiri, Pak Ismail Terharu Dibantu TNI Kodim 1409/Gowa
Kredit Melawan Rentenir Tembus Rp64,85 Triliun, Jangkau 2,28 Juta Debitur
Dari Limbah Makanan Menjadi Peluang Usaha, Peternak Maros Kembangkan Telur Asin Bernilai Jual
Sulawesi Selatan Raih TPAKD Award 2026, Terbaik di Wilayah Sulawesi
TNI Hadir untuk Rakyat, Satgas TMMD Ke-130 Gowa Selesaikan Pemasangan Menara Tandon Air
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:03 WITA

OJK Catat 59,36 Juta Rekening Pelajar, Program Kejar Jangkau 88,83 Persen Siswa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:00 WITA

Antisipasi Tanah Longsor, Satgas TMMD Ke-130 Gowa Fokus Rampungkan Bangunan Talud

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WITA

BERPRESTASI DI TINGKAT NASIONAL,  SULSEL DAN SELAYAR RAIH TPAKD AWARD 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:07 WITA

Prabowo Resmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Fokus pada Ketahanan Ekonomi Keluarga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WITA

Tak Pernah Bermimpi Punya Rumah Sendiri, Pak Ismail Terharu Dibantu TNI Kodim 1409/Gowa

Berita Terbaru