MAKASSAR,FILALIN.COM, – Penjualan mobil MG di Makassar menunjukkan tren positif sepanjang 2026. PT Sinar Galesong Automobil mencatat kenaikan penjualan hampir 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring bertambahnya pilihan model, penyesuaian harga, dan meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik maupun hybrid.
General Manager Operation PT Sinar Galesong Automobil, Sudarmaji Madani, mengatakan total penjualan MG di Makassar mencapai sekitar 98 unit sejak Januari hingga September 2026.
“Alhamdulillah, kenaikan kami signifikan, hampir 40 persen dari tahun lalu. Dari Januari sampai September, total penjualan sudah hampir 98 unit,” kata Sudarmaji saat wawancara dengan media, Sabtu (24/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dia, perubahan lini produk, strategi harga, serta fitur kendaraan menjadi sejumlah faktor yang mendorong peningkatan penjualan. Bahkan, pada September lalu, satu showroom MG di Makassar mencatat penjualan tertinggi sepanjang operasionalnya, yakni 17 unit dalam sebulan.
Sudarmaji menyebut pencapaian tersebut menjadi modal positif bagi perusahaan dalam mengembangkan pasar MG di Makassar.
MG S5 EV Jadi Andalan Penjualan
Dalam kegiatan test drive bersama media, MG memperkenalkan dua model andalannya, yakni MG S5 EV dan MG ZS Hybrid+.
MG S5 EV menjadi salah satu model yang paling diminati konsumen di Makassar. Mobil bertenaga listrik penuh ini bahkan mengalami masa inden karena tingginya permintaan.
MG S5 EV tersedia dalam tiga varian, yakni Ignite, Magnify, dan Max. Berdasarkan penjelasan Sudarmaji, harga promo varian terendah dipasarkan mulai Rp345 juta di Makassar, setelah sebelumnya ditawarkan dengan harga promo Rp343 juta.
Sementara itu, varian tengah yang dilengkapi sunroof ditawarkan Rp375 juta, dari harga normal Rp385 juta.
Sudarmaji menilai kabin yang lapang, kenyamanan suspensi, serta kelengkapan fitur menjadi daya tarik bagi konsumen.
“Yang paling favorit saat ini tipe tengah karena sudah memiliki sunroof. Kabinnya juga lega dan lapang,” ujarnya.
Hybrid Jadi Pilihan bagi Konsumen yang Belum Siap Beralih ke EV
Selain kendaraan listrik murni, MG juga menawarkan pilihan hybrid untuk menjangkau konsumen yang masih mempertimbangkan keterbatasan infrastruktur pengisian daya, terutama ketika bepergian ke luar kota.
Model hybrid yang diperkenalkan tersedia dalam varian Ignite dan Magnify. Harga yang disampaikan Sudarmaji dimulai dari Rp306,9 juta hingga Rp336,9 juta di Makassar.
Menurut dia, kombinasi tenaga listrik dan bahan bakar minyak memberikan alternatif bagi konsumen yang ingin merasakan teknologi elektrifikasi tanpa sepenuhnya bergantung pada fasilitas pengisian baterai.
MG juga tengah menyiapkan pengembangan model baru melalui MG S6. Model tersebut telah dibuka untuk pemesanan awal dengan harga mulai Rp557 juta. Sudarmaji menyebut mobil ini memiliki jarak tempuh yang diklaim mencapai 650 kilometer.
Antrean BBM Ikut Mendorong Minat terhadap Mobil Listrik
Sudarmaji melihat situasi pasokan BBM dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah sebagai faktor yang dapat memengaruhi pilihan kendaraan masyarakat ke depan.
Ia mencontohkan, saat antrean BBM terjadi di Makassar, showroom MG sempat menerima empat pembeli dalam satu hari. Dua di antaranya langsung melakukan pemesanan melalui skema pembayaran tunai.
“Ada konsumen yang berpikir, daripada capek antre BBM, mereka mulai mempertimbangkan mobil listrik,” katanya.
Ia memperkirakan minat terhadap kendaraan listrik masih berpeluang meningkat pada 2027, meskipun keputusan konsumen tetap dipengaruhi kesiapan infrastruktur pengisian daya dan kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Karena itu, menurut Sudarmaji, kehadiran kendaraan hybrid menjadi strategi untuk menjangkau konsumen yang tinggal di luar pusat kota atau sering melakukan perjalanan jarak jauh.
Garansi dan Layanan Purnajual Jadi Perhatian
Di tengah meningkatnya persaingan kendaraan listrik dan merek otomotif non-Jepang, Sudarmaji mengatakan layanan purnajual menjadi salah satu aspek yang terus diperkuat MG untuk membangun kepercayaan konsumen.
Ia menjelaskan, MG menyediakan program garansi untuk kendaraan dan komponen elektrifikasi. Untuk model hybrid yang dipasarkan, ia menyebut garansi baterai dapat mencapai delapan tahun, sesuai ketentuan program yang berlaku.
Selain garansi, MG menyediakan mobil pengganti bagi pelanggan yang kendaraannya harus menginap di bengkel lebih dari empat hari karena kendala tertentu, termasuk menunggu suku cadang.
MG juga memiliki layanan MG Care yang memungkinkan kendaraan pelanggan mengalami gangguan di jalan mendapatkan bantuan penjemputan menggunakan mobil derek atau towing tanpa biaya, sesuai ketentuan layanan.
“Jadi, konsumen tidak perlu terlalu khawatir kalau mengalami kendala di jalan. Kami memiliki layanan towing gratis dan mobil pengganti untuk kondisi tertentu,” jelasnya.
Sudarmaji berharap kombinasi produk kendaraan listrik, pilihan hybrid, serta dukungan purnajual dapat memperkuat posisi MG di pasar otomotif Makassar.
Menurut dia, perkembangan pasar kendaraan elektrifikasi ke depan tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan harga, tetapi juga oleh kemampuan produsen memberikan rasa aman dan kemudahan bagi konsumen dalam penggunaan sehari-hari. (*)


















