Akademisi UIN Alauddin Nilai Digital Hub Indosat sebagai Motor Transformasi Digital di Timur Indonesia

- Penulis

Jumat, 4 April 2025 - 10:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof.Dr.H.Firdaus Muhammad, M.Ag

i

Prof.Dr.H.Firdaus Muhammad, M.Ag

MAKASSAR,FILALIN.COM, –Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof. Dr. Firdaus Muhammad, menyambut positif kehadiran digital hub yang dikembangkan oleh Indosat Ooredoo Hutchison. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi digital di kawasan timur Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan. Digitalisasi, kata Firdaus, bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang pemerataan akses informasi dan pendidikan. Ia menilai kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memperkuat ekosistem digital lokal.

 

“Digital hub seperti ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi digital di Makassar dan sekitarnya,” ujar Prof. Firdaus dalam wawancara pada Rabu, 3 April 2025. Ia menambahkan, kehadiran infrastruktur digital yang memadai dapat mempercepat integrasi UMKM ke dalam platform online. Hal ini, menurutnya, akan membuka peluang baru bagi generasi muda dalam mengembangkan kreativitas dan bisnis digital. “Yang penting, pemerintah dan perguruan tinggi juga aktif terlibat dalam penguatan kapasitas SDM,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Firdaus menilai peran Indosat dalam membangun ekosistem digital patut diapresiasi, apalagi jika terintegrasi dengan dunia pendidikan. Ia berharap digital hub tidak hanya menjadi pusat layanan teknologi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa dan masyarakat umum. “Kami di kampus siap bersinergi dalam riset dan pelatihan yang mendukung pengembangan digitalisasi ini,” ungkapnya. Menurut dia, sinergi seperti itu penting untuk menghasilkan inovasi yang berbasis pada kebutuhan lokal.

 

Sebagai penutup, Firdaus menegaskan pentingnya pendekatan inklusif dalam membangun ekosistem digital agar tidak meninggalkan kelompok rentan. Ia menyarankan agar digital hub juga memberikan pelatihan literasi digital bagi komunitas-komunitas marjinal. “Digitalisasi harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya yang berada di kota besar,” ujarnya. Dengan begitu, manfaat transformasi digital benar-benar dirasakan secara merata. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Edufest BRI 2026 di Makassar, Generasi Muda Diajak Melek Investasi dan Pahami Risiko
BEST 1 Makassar Kumpulkan Lebih dari 1.000 UMKM, Dorong Pengusaha Muslim Siap Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri
Marak Kebakaran Permukiman, LAZ Hadji Kalla Komitmen Dukung Pemulihan Penyintas di Makassar
Ketika Laut Tak Lagi Jadi Penghalang: Cerita Pemilik Toyota di Selayar
Sampah Makassar Kian Ruwet, Kota Ini Tak Bisa Lagi Mengandalkan Cara Lama
OJK SITA 41 ASET TERKAIT DUGAAN TINDAK PIDANA PERBANKAN SYARIAH DI BPRS GP
Tekan Beban Usaha, Laba Pelindo Jasa Maritim Wilayah 1 Melesat 171 Persen
SAKIT PERUT DAN DEMAM TINGGI DI TENGAH LAUT, ABK KAPAL ASING ASAL VIETNAM BERHASIL DIEVAKUASI BASARNAS MAKASSAR DI PERAIRAN PANGKEP
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:04 WITA

Edufest BRI 2026 di Makassar, Generasi Muda Diajak Melek Investasi dan Pahami Risiko

Senin, 22 Juni 2026 - 15:59 WITA

BEST 1 Makassar Kumpulkan Lebih dari 1.000 UMKM, Dorong Pengusaha Muslim Siap Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Senin, 22 Juni 2026 - 11:09 WITA

Marak Kebakaran Permukiman, LAZ Hadji Kalla Komitmen Dukung Pemulihan Penyintas di Makassar

Senin, 22 Juni 2026 - 11:04 WITA

Ketika Laut Tak Lagi Jadi Penghalang: Cerita Pemilik Toyota di Selayar

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:54 WITA

Sampah Makassar Kian Ruwet, Kota Ini Tak Bisa Lagi Mengandalkan Cara Lama

Berita Terbaru