BI dan LPS Gelar Halal Bihalal Bersama Perbankan, Dorong Sinergi Ekosistem Pembayaran Digital di Sulsel

- Penulis

Rabu, 23 April 2025 - 15:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  Dalam semangat silaturahmi pasca Idulfitri 1446 H, Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) III Sulampua menyelenggarakan Halal Bihalal bersama perbankan se-Sulsel di Baruga Phinisi, Kantor Perwakilan BI Sulsel, Selasa (22/4). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan OJK, Kementerian Keuangan, dan pimpinan lembaga jasa keuangan dari berbagai wilayah di Sulsel.

 

Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, menekankan bahwa acara ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga momen penting untuk mempererat sinergi dalam memperkuat transformasi digital sistem keuangan di daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

> “Halal bihalal ini menjadi simbol kolaborasi nyata dalam mewujudkan ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif dan efisien, sejalan dengan arah Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030,” ujar Rizki dalam sambutannya.

 

 

 

Ia menyampaikan tiga poin utama yang menjadi fokus Bank Indonesia dalam transformasi keuangan digital di Sulawesi Selatan.

 

Pertama, pertumbuhan positif QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Hingga Februari 2025, volume transaksi QRIS di Sulsel mencapai 7,87 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp967,3 miliar. Ini menunjukkan pertumbuhan masing-masing sebesar 134,42% (yoy) untuk volume dan 111,46% (yoy) untuk nominal transaksi.

 

> “Capaian ini tidak terlepas dari kontribusi aktif perbankan dalam mengedukasi masyarakat serta mendorong adopsi transaksi digital di Sulawesi Selatan,” jelas Rizki.

 

 

 

Kedua, pengenalan inovasi terbaru QRIS Tap—fitur berbasis teknologi Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan transaksi hanya dengan satu sentuhan antar perangkat. Fitur ini dianggap sangat cocok untuk sektor transportasi, parkir, ritel, hingga layanan publik.

 

> “Dengan QRIS Tap, masyarakat dapat melakukan transaksi secara cepat dan praktis, tanpa perlu memindai kode QR,” ujarnya.

 

 

 

Ketiga, potensi besar penerapan QRIS Tap secara luas di Sulsel, mengingat tingginya populasi muda, penetrasi smartphone, dan jumlah pelaku UMKM yang signifikan.

 

> “Kami mengajak seluruh Penyedia Jasa Pembayaran yang telah siap untuk bersama-sama memperluas penggunaan QRIS Tap di berbagai sektor,” kata Rizki.

 

 

 

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan LPS III Sulampua, Fuad Zaen, menyoroti pentingnya peran LPS dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan kepercayaan publik terhadap sektor perbankan.

 

> “Per Maret 2025, sebanyak 99,97% rekening simpanan di Sulawesi Selatan dijamin penuh oleh LPS. Ini mencerminkan jaminan nyata bagi masyarakat untuk menabung dengan rasa aman,” ujar Fuad.

 

 

 

Ia menegaskan bahwa LPS akan terus memperkuat peran melalui implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

 

> “Sinergi antara LPS dan insan perbankan sangat penting agar masyarakat semakin yakin bahwa dananya aman dan sistem keuangan kita kuat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia dan LPS menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem keuangan yang inklusif, digital, dan stabil, sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah ke depan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsisten Bangun Ruang Kolaborasi yang Ramah UMKM, Bukit Baruga Kembali Gelar Baruga Market
Pertamina Patra Niaga Perkuat Penyaluran LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulawesi
Lanjutkan Penguatan Kompetensi, PJM Gelar Endorsement Sertifikat Pandu Angkatan IV
Mendorong Generasi Berdampak, Fakultas Farmasi UIT Gelar PKKMB dan Siapkan Pembukaan Prodi Apoteker
OJK DORONG MASYARAKAT NELAYAN JENEPONTO CAKAP KELOLA KEUANGAN DAN WASPADA INVESTASI ILEGAL
OJK BERSAMA PEMERINTAH KABUPATEN PASANGKAYU GELAR LITERASI KEUANGAN MENYASAR PELAJAR, PELAKU UMKM, DAN KAUM PEREMPUAN
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Apresiasi Perhatian Masyarakat dan PKC PMII Sulsel terhadap Penyaluran BBM
OJK PERKUAT LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT BANTAENG MELALUI PROGRAM GENCARKAN
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:44 WITA

Konsisten Bangun Ruang Kolaborasi yang Ramah UMKM, Bukit Baruga Kembali Gelar Baruga Market

Selasa, 22 September 2026 - 10:26 WITA

Pertamina Patra Niaga Perkuat Penyaluran LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulawesi

Selasa, 22 September 2026 - 10:08 WITA

Lanjutkan Penguatan Kompetensi, PJM Gelar Endorsement Sertifikat Pandu Angkatan IV

Selasa, 22 September 2026 - 07:20 WITA

Mendorong Generasi Berdampak, Fakultas Farmasi UIT Gelar PKKMB dan Siapkan Pembukaan Prodi Apoteker

Senin, 21 September 2026 - 16:51 WITA

OJK BERSAMA PEMERINTAH KABUPATEN PASANGKAYU GELAR LITERASI KEUANGAN MENYASAR PELAJAR, PELAKU UMKM, DAN KAUM PEREMPUAN

Berita Terbaru

Uncategorized

Inovasi Tiada Henti

Selasa, 22 Sep 2026 - 09:47 WITA