Digitalisasi Perbankan Meningkat, 19 Kantor Bank di Sulsel Tutup dalam Setahun

- Penulis

Senin, 16 Juni 2025 - 19:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin memberikan perkembangan ekonomi sulsel di acara jurnal updatep Jumat (9/5)

i

Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin memberikan perkembangan ekonomi sulsel di acara jurnal updatep Jumat (9/5)

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat, Moch. Muchlasin, mengungkapkan bahwa industri perbankan di Sulawesi Selatan mengalami pergeseran signifikan menuju layanan digital. Hal ini tercermin dari menurunnya jumlah kantor bank umum di wilayah tersebut selama satu tahun terakhir.

 

Berdasarkan data terbaru, jumlah kantor bank umum di Sulawesi Selatan berkurang dari 879 kantor pada April 2024 menjadi 860 kantor pada April 2025. Artinya, dalam periode setahun, terdapat penurunan sebanyak 19 kantor, yang terdiri atas 7 kantor dari bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan 12 kantor dari Bank Umum Swasta Nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Penurunan jumlah kantor fisik ini menandakan adanya perubahan perilaku masyarakat yang kini lebih memilih layanan digital banking karena kemudahan dan kecepatan aksesnya,” kata Moch. Muchlasin Senin (16/6)

 

Meski jumlah kantor fisik berkurang, OJK memastikan bahwa layanan perbankan di Sulsel tetap dapat diakses secara optimal melalui kanal digital, seperti mobile banking dan internet banking. Inovasi teknologi telah memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi dengan lebih cepat, praktis, dan efisien, tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.

 

Muchlasin menambahkan, tren ini juga membuka peluang bagi industri perbankan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan fokus pada pengembangan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan nasabah di era digital.

 

“Ini bukan hanya soal efisiensi biaya operasional, tapi juga momentum untuk melakukan transformasi pelayanan yang lebih modern, responsif, dan aman bagi nasabah,” tegasnya.

 

Transformasi digital di sektor perbankan diyakini akan terus berkembang, seiring meningkatnya literasi keuangan digital dan penetrasi teknologi di masyarakat Sulawesi Selatan. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur
Sinergi FKM UIT dan Desa Bungaejaya, Mahasiswa S1 Kesmas Gelar Penyuluhan TBC di SDN Borongkaramasa
Bukit Baruga Hadir di Pameran “The Showcase”, Tawarkan Konsep Kawasan Hunian Modern dan Berkelanjutan
KEMBALI LAKSANAKAN PROGRAM LEADERSHIP ENHANCEMENT, SPJM MATANGKAN KOMPETENSI UNTUK KEUNGGULAN LAYANAN DAN BISNIS
Royal Bay Hotel Makassar Usung Konsep “Nostalgia Ramadan”, Hadirkan Suasana dan Cita Rasa Tempo Dulu
Tingkatkan Layanan Pelabuhan, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Budaya Manajemen Risiko melalui MWT di Fuel Terminal Luwuk
DPD Gerakan Rakyat Gowa Gelar Konsolidasi Internal Pasca Rakernas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:52 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:09 WITA

Sinergi FKM UIT dan Desa Bungaejaya, Mahasiswa S1 Kesmas Gelar Penyuluhan TBC di SDN Borongkaramasa

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:15 WITA

Bukit Baruga Hadir di Pameran “The Showcase”, Tawarkan Konsep Kawasan Hunian Modern dan Berkelanjutan

Senin, 2 Februari 2026 - 21:00 WITA

KEMBALI LAKSANAKAN PROGRAM LEADERSHIP ENHANCEMENT, SPJM MATANGKAN KOMPETENSI UNTUK KEUNGGULAN LAYANAN DAN BISNIS

Senin, 2 Februari 2026 - 17:45 WITA

Tingkatkan Layanan Pelabuhan, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat

Berita Terbaru