OJK Dorong Industri Pindar Perkuat Manajemen Risiko dan Mitigasi Gagal Bayar

- Penulis

Kamis, 19 Juni 2025 - 11:39 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,FILALIN.COM, — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) atau yang lebih dikenal sebagai Pindar, untuk memperkuat penerapan manajemen risiko. Hal ini dilakukan guna meminimalisasi potensi risiko gagal bayar oleh Penerima Dana (Borrower) serta meningkatkan perlindungan bagi Pemberi Dana (Lender).

Plt. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menegaskan bahwa penerapan prinsip repayment capacity dan electronic Know Your Customer (e-KYC) wajib diperketat sebagai dasar utama dalam proses pemberian pendanaan.

“Langkah ini penting guna memastikan kesesuaian antara kemampuan finansial peminjam dan jumlah pinjaman yang diberikan, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap platform pendanaan digital,” ujar Ismail Riyadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepatuhan terhadap SEOJK dan POJK Terbaru

Dorongan ini sejalan dengan SEOJK Nomor 19/SEOJK.06/2023, yang mengatur penyelenggaraan layanan pendanaan digital berbasis teknologi. Dalam ketentuan tersebut, Penyelenggara Pindar diwajibkan melakukan penilaian kelayakan pendanaan (credit scoring) serta melarang pemberian pendanaan kepada peminjam yang telah memperoleh pinjaman dari tiga platform Pindar, termasuk dari penyelenggara itu sendiri.

Tak hanya itu, sebagai langkah penguatan manajemen risiko tambahan, OJK menetapkan bahwa mulai 31 Juli 2025, seluruh Penyelenggara Pindar wajib menjadi pelapor dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Ketentuan ini diatur dalam POJK Nomor 11 Tahun 2024 dan ditujukan agar data pinjaman dari sektor Pindar dapat terintegrasi dalam sistem informasi keuangan nasional.

Masyarakat Diimbau Bijak dalam Memanfaatkan Pindar

OJK juga mengingatkan masyarakat untuk bijak memanfaatkan fasilitas pinjaman online. Calon peminjam diimbau untuk mempertimbangkan aspek kebutuhan, kemampuan membayar, serta tidak melakukan tindakan yang disengaja untuk menghindari kewajiban membayar utang.

“Masyarakat harus waspada terhadap pinjaman online ilegal dan menghindari praktik ‘gali lubang tutup lubang’ yang justru memperburuk kondisi keuangan pribadi,” tambah Ismail.

Industri Pindar Didorong Jadi Pilar Pendanaan Produktif

Dengan langkah-langkah ini, OJK berharap industri Pindar tumbuh lebih sehat, transparan, dan akuntabel. Platform pendanaan digital diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.

OJK juga menegaskan bahwa jika ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, akan dilakukan langkah penegakan kepatuhan (enforcement) sesuai aturan yang berlaku. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Ikatan Kain Menjadi Karya Bermakna, GMTD Hadirkan Tabung Karya Vol. 5 Bersama 45 Perempuan Penyandang Disabilitas
SD Negeri Borong Dorong Budaya Literasi Siswa Lewat Membaca dan Menulis
Jelang HUT ke-26, Mal Ratu Indah Hadirkan Artcade sebagai Ruang Kreatif dan Komunitas
Peringati World Heart Day 2026, Bukit Baruga Hadirkan Pemeriksaan dan Edukasi Kesehatan Jantung Gratis
Serunya Belajar Menulis di Sekolah Bersama Kak Ahmad
Pelindo Group Wilayah Makassar Sambut Hari Pelindo Lewat Turnamen Padel
Borong Lima Medali, Siswi SD Islam Athirah 2 Dinobatkan Perenang Terbaik ANS 2026
Pegadaian Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah bagi Anak Berprestasi dan Kurang Mampu di Pulau Barrang Lompo
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:24 WITA

Dari Ikatan Kain Menjadi Karya Bermakna, GMTD Hadirkan Tabung Karya Vol. 5 Bersama 45 Perempuan Penyandang Disabilitas

Senin, 28 September 2026 - 17:26 WITA

SD Negeri Borong Dorong Budaya Literasi Siswa Lewat Membaca dan Menulis

Senin, 28 September 2026 - 16:10 WITA

Jelang HUT ke-26, Mal Ratu Indah Hadirkan Artcade sebagai Ruang Kreatif dan Komunitas

Senin, 28 September 2026 - 16:07 WITA

Peringati World Heart Day 2026, Bukit Baruga Hadirkan Pemeriksaan dan Edukasi Kesehatan Jantung Gratis

Senin, 28 September 2026 - 14:32 WITA

Serunya Belajar Menulis di Sekolah Bersama Kak Ahmad

Berita Terbaru

0-3248x1440-0-0-{}-0-24#

Berita

Serunya Belajar Menulis di Sekolah Bersama Kak Ahmad

Senin, 28 Sep 2026 - 14:32 WITA