Mercure Makassar Nexa Pettarani dan DLH Kota Makassar Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah Basah Jadi Eco Enzym dan Maggot

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 17:55 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– Dalam upaya mewujudkan lingkungan kota yang lebih bersih dan berkelanjutan, Mercure Makassar Nexa Pettarani bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Eco Enzym dan Maggot”, Rabu (9/7/2025).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pihak hotel terhadap keberlanjutan lingkungan, khususnya dalam mengolah limbah dapur menjadi produk ramah lingkungan seperti eco enzym dan maggot (larva Black Soldier Fly) yang memiliki nilai manfaat tinggi bagi sektor pertanian dan pengelolaan sampah modern.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Makassar, H. Munafri Arifuddin, S.H., yang menyampaikan apresiasinya terhadap langkah kolaboratif antara sektor swasta dan pemerintah dalam pengelolaan sampah organik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Kolaborasi antara sektor perhotelan dan pemerintah seperti ini sangat kami dukung. Kegiatan seperti ini harus menjadi gerakan kolektif yang terus digalakkan,” ujar Munafri dalam sambutannya.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh dan pejabat penting, antara lain:

Dr. Azri Rasul, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Sulawesi dan Maluku

Hudli Huduri, S.H., Tim Ahli Wali Kota Makassar

Andi Fadly Arifuddin (Fadly Padi), Tim Ahli Bidang Urban Farming

Dr. Helmy Budiman, S.STP., M.M., Kepala Dinas Lingkungan Hidup

Ketua PHRI Kota Makassar

Para General Manager hotel se-Kota Makassar

Dalam sesi pemaparan, General Manager Mercure Makassar Nexa Pettarani, Wiwied Nurseka, menjelaskan secara rinci proses pengolahan limbah dapur hotel menjadi eco enzym serta peran penting maggot dalam penguraian sampah organik.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, para peserta juga diajak mengunjungi langsung Area Budidaya Maggot & Eco Enzym milik hotel, untuk melihat langsung praktik pengelolaan limbah organik yang telah diterapkan.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan peneguhan komitmen lintas sektor untuk terus mendorong gerakan hijau demi masa depan kota yang lebih berkelanjutan. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Dorong Ekosistem Keuangan Syariah Terintegrasi, Blueprint Jadi Arah Pengembangan Industri Halal Nasional
Dari Rumah Tak Layak Huni Menuju Hunian Layak, Gotong Royong TNI dan Warga Kalebarembeng Bangun Harapan Syahrir
OJK dan Pemprov Sulsel Perluas Edukasi Finansial Lewat Pendekatan Komunitas
OJK LUNCURKAN PELITA SYARIAH, PERKUAT LITERASI KEUANGAN SYARIAH MELALUI TOKOH AGAMA
BYD M6 DM Jadi Pilihan Favorit di Makassar, Teknologi Hybrid Tawarkan Jarak Tempuh hingga 1.300 Kilometer
OJK Gandeng Tokoh Agama Edukasi Keuangan Syariah, Buku PELITA Diluncurkan di Makassar
Bukan Sekadar Penahan Tanah, Talud TMMD Gowa Jadi Harapan Warga Menjaga Akses Desa
Tak Sekadar Buka Rekening, OJK Dorong Akses Keuangan bagi Disabilitas hingga Pelaku UMKM
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:28 WITA

OJK Dorong Ekosistem Keuangan Syariah Terintegrasi, Blueprint Jadi Arah Pengembangan Industri Halal Nasional

Senin, 2 November 2026 - 10:23 WITA

Dari Rumah Tak Layak Huni Menuju Hunian Layak, Gotong Royong TNI dan Warga Kalebarembeng Bangun Harapan Syahrir

Senin, 2 November 2026 - 07:14 WITA

OJK dan Pemprov Sulsel Perluas Edukasi Finansial Lewat Pendekatan Komunitas

Senin, 2 November 2026 - 03:40 WITA

OJK LUNCURKAN PELITA SYARIAH, PERKUAT LITERASI KEUANGAN SYARIAH MELALUI TOKOH AGAMA

Minggu, 1 November 2026 - 17:25 WITA

BYD M6 DM Jadi Pilihan Favorit di Makassar, Teknologi Hybrid Tawarkan Jarak Tempuh hingga 1.300 Kilometer

Berita Terbaru