Misi Menghapus Blank Spot: Strategi Indosat Buka Akses Internet di Daerah Terpencil

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FILALIN.COM – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus memperkuat komitmennya menghapus blank spot di Indonesia, khususnya di daerah-daerah terpencil yang selama ini sulit mendapatkan layanan internet stabil. Melalui pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G dan persiapan menuju 5G, Indosat menghadirkan konektivitas yang merata demi pemerataan ekonomi digital nasional.

 

Teknologi dan Strategi di Lapangan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan BTS di wilayah pelosok tidak sekadar menambah menara, tetapi juga menuntut penerapan solusi teknis yang sesuai dengan kondisi lapangan. Indosat menerapkan BTS 4G berkapasitas tinggi dengan desain modular yang memudahkan instalasi di daerah sulit dijangkau. Beberapa titik bahkan dipersiapkan untuk mendukung teknologi 5G saat infrastruktur dan kebutuhan sudah matang.

 

Tantangan Geografis dan Solusi Inovatif

Wilayah rural Indonesia kerap menghadirkan tantangan unik: kontur pegunungan, kepulauan, hingga kawasan yang jauh dari jaringan listrik PLN. Untuk menjawabnya, Indosat memanfaatkan sistem solar cell sebagai sumber energi utama BTS, dilengkapi baterai berkapasitas besar agar layanan tetap berjalan 24 jam tanpa gangguan. Selain itu, proses distribusi material dilakukan dengan berbagai cara kreatif, mulai dari transportasi perahu di wilayah perairan hingga penggunaan off-road truck di jalur pegunungan.

 

Capaian Jaringan di Wilayah Rural

Hingga pertengahan 2025, Indosat telah menambah ribuan BTS 4G di lebih dari 5.000 desa terpencil di berbagai provinsi. Data internal menunjukkan peningkatan signifikan trafik data hingga 70% di wilayah yang sebelumnya blank spot, menandakan tingginya adopsi digital oleh masyarakat lokal.

 

Komitmen Pemerataan Akses Digital

Direktur & Chief Network Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, menyatakan bahwa misi pemerataan akses internet bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tanggung jawab sosial. “Kami ingin memastikan seluruh masyarakat Indonesia, tanpa memandang lokasi, dapat mengakses informasi, pendidikan, dan peluang ekonomi melalui internet,” ujarnya.

 

Dengan strategi teknis yang adaptif dan inovasi di lapangan, Indosat optimistis target mengurangi blank spot secara signifikan pada 2026 dapat tercapai, sekaligus mendukung visi Indonesia menjadi negara dengan konektivitas digital merata. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sulsel Matangkan Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Andi Syafiuddin Soroti Sinkronisasi Regulasi dan Penguatan Perlindungan Budaya
Antusiasme Tinggi, Aksi Donor Darah Swiss-Belinn Panakkukang Himpun 144 Kantong Darah
OJK WUJUDKAN INDUSTRI BPR/BPRS YANG BERINTEGRITAS, TANGGUH DAN KONTRIBUTIF.
Cari Makan Siang Enak di Makassar? Swiss-Belinn Panakkukang Hadirkan Menu Signature Claypot
Syarifuddin Terpilih Jadi Ketua Masjid Al Ikhtiar Periode 2026 – 2028
Investasi Kendaraan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Toyota Masih Jadi Pilihan
PT Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku Salurkan Bantuan Sedekah Hewani pada Perayaan Iduladha 1447 H
Aryaduta Makassar Hadirkan Promo “Liburan Ceria” untuk Pengalaman Staycation Keluarga yang Lebih Berkesan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:56 WITA

DPRD Sulsel Matangkan Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Andi Syafiuddin Soroti Sinkronisasi Regulasi dan Penguatan Perlindungan Budaya

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:27 WITA

Antusiasme Tinggi, Aksi Donor Darah Swiss-Belinn Panakkukang Himpun 144 Kantong Darah

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:07 WITA

OJK WUJUDKAN INDUSTRI BPR/BPRS YANG BERINTEGRITAS, TANGGUH DAN KONTRIBUTIF.

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:16 WITA

Cari Makan Siang Enak di Makassar? Swiss-Belinn Panakkukang Hadirkan Menu Signature Claypot

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:54 WITA

Syarifuddin Terpilih Jadi Ketua Masjid Al Ikhtiar Periode 2026 – 2028

Berita Terbaru