AI Permudah Guru Buat Konten Edukasi, Jaringan IM3 Jadi Penopang

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 01:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Kehadiran teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin dirasakan manfaatnya di berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan. Bagi para guru, AI tidak lagi sekadar tren, melainkan alat praktis yang membantu mempersiapkan materi pembelajaran dengan lebih cepat dan efisien.

Dari Berjam-jam Jadi Hitungan Menit

Selama ini, guru kerap dihadapkan pada pekerjaan administratif yang cukup memakan waktu, salah satunya menyiapkan soal ujian, kuis, hingga bahan ajar. Dengan hadirnya aplikasi berbasis AI, proses tersebut bisa dipangkas menjadi hanya beberapa menit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maslawati Rahmah Seorang guru di Makassar yang juga pengguna IM3 menuturkan pengalamannya.

“Kalau dulu saya butuh berjam-jam menyiapkan soal, sekarang dengan AI jauh lebih cepat. Saya bisa atur tingkat kesulitan sesuai kebutuhan siswa. Jaringan IM3 juga sangat membantu karena akses internetnya stabil, jadi proses pakai aplikasi AI lancar tanpa hambatan,” ujarnya Rabu (20/8/2025)

Personalisasi Belajar

Selain mempercepat pembuatan soal, AI juga membuka ruang personalisasi pembelajaran. Guru dapat menyesuaikan tingkat kesulitan materi sesuai kemampuan siswa, sehingga setiap anak bisa belajar dengan ritme masing-masing. Hal ini sejalan dengan konsep student-centered learning yang mulai banyak diterapkan di sekolah-sekolah.

Tren Global yang Masuk ke Indonesia

Penggunaan AI dalam pendidikan bukan hanya fenomena lokal, tetapi juga tren global. UNESCO dalam laporannya menyebutkan bahwa AI dapat menjadi katalisator dalam peningkatan kualitas pendidikan, terutama di negara berkembang. Indonesia pun mulai bergerak ke arah ini, dengan berbagai sekolah dan universitas memanfaatkan aplikasi AI untuk mendukung pembelajaran digital.

Dukungan Infrastruktur Digital

Namun, teknologi canggih seperti AI tidak bisa berjalan tanpa dukungan infrastruktur digital yang mumpuni. Koneksi internet yang cepat dan stabil menjadi kunci. Dalam hal ini, jaringan IM3 menjadi penopang utama bagi guru dan pelajar untuk tetap bisa mengakses layanan berbasis AI kapan pun dibutuhkan.

Harapan ke Depan

Dengan semakin banyak guru yang memanfaatkan AI, diharapkan kualitas pembelajaran di Indonesia semakin meningkat. AI bukan dimaksudkan untuk menggantikan peran guru, melainkan membantu meringankan tugas mereka agar lebih fokus membimbing siswa.

“Teknologi hanyalah alat. Intinya tetap bagaimana guru bisa membangun interaksi yang hangat dengan murid. AI membantu kami agar punya lebih banyak waktu untuk itu,” tutup sang guru. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membangun Ekosistem Pendidikan dari Daerah,  Temu Pendidik Nusantara XIII, Wujudkan Kewargaan Desa Dunia
​Tinggalkan PSM Makassar, Victor Dethan Berlabuh ke Persija Jakarta
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat 
CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN
Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum
GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu,  Dukung Transformasi Layanan Kesehatan Primer di Makassar
Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Disambut Antusias, E-Sport hingga Anggar Ramaikan Rangkaian Pra Event 
Kinerja Sektor Jasa Keuangan Sulsel Stabil, Kredit Tumbuh 5,46 Persen hingga April 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 17:22 WITA

Membangun Ekosistem Pendidikan dari Daerah,  Temu Pendidik Nusantara XIII, Wujudkan Kewargaan Desa Dunia

Senin, 29 Juni 2026 - 14:17 WITA

​Tinggalkan PSM Makassar, Victor Dethan Berlabuh ke Persija Jakarta

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:45 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat 

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:03 WITA

CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:59 WITA

Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum

Berita Terbaru

Berita

CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN

Minggu, 28 Jun 2026 - 12:03 WITA

Berita

Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum

Minggu, 28 Jun 2026 - 11:59 WITA