MUI Makassar Gelar FGD Internalisasi Nilai Ukhuwah dalam Perspektif Keberagaman

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025 - 21:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Almadera Makassar, Sabtu (6/9/2025). FGD mengusung tema Internalisasi Nilai-nilai Ukhuwah Perspektif Keberagaman.

 

Kegiatan tersebut digawangi Komisi Ukhuwah MUI Kota Makassar. FGD menghadirkan dua narasumber utama yaitu Sekretaris Umum MUI Prov. Sulsel yang juga Ketua Forum Komunikasi Antarumat Beragama (FKUB), Prof. Dr. KH. Muammar Bakry, Lc., M.A., dan Ketua Komisi Ukhuwah MUI Kota Makassar, Dr. Machmud Suyuti, M.Ag.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Adapun peserta FGD berasal dari tokoh-tokoh agama, dan perwakilan organisasi masyarakat. FGD diharapkan merumuskan langkah konkret memperkuat nilai persaudaraan di tengah keberagaman.

 

Walikota Makassar, diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Makassar, H.A. Muhammad Yasir, dalam sambutannya menekankan pentingnya mengembalikan nilai-nilai agama sebagai pedoman hidup bersama.

 

Ia menilai fenomena pergeseran nilai saat ini, antara lain kericuhan yang menyebabkan terbakarnya kantor DPRD Makassar, DPRD Sulsel, serta insiden lain di berbagai kota di Indonesia, menuntut koreksi tegas melalui etika keagamaan lintas agama.

 

Kita harus berkomitmen bersama mengembangkan etika keagamaan sebagai modal dasar bagi generasi pelanjut. Dibutuhkan kristalisasi nilai dan perumusan paradigma baru dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum MUI Kota Makassar diwakili Ketua I MUI Makassar, KH Abdul Muttalib Abdullah, menyoroti hilangnya tradisi lokal sipakalebbi dan akhlakul karimah di tengah masyarakat. Menurutnya, faktor sempitnya wawasan serta kurangnya dialog menjadi penyebab melemahnya ukhuwah.

 

“Ukhuwah adalah potensi berharga bagi bangsa Indonesia. Melalui silaturahim dan dialog, kita bisa menjawab tantangan zaman. Pertanyaannya, benarkah kita sungguh berniat menegakkan ukhuwah Islamiyah?” tegasnya. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi FKM UIT dan Desa Bungaejaya, Mahasiswa S1 Kesmas Gelar Penyuluhan TBC di SDN Borongkaramasa
Bukit Baruga Hadir di Pameran “The Showcase”, Tawarkan Konsep Kawasan Hunian Modern dan Berkelanjutan
KEMBALI LAKSANAKAN PROGRAM LEADERSHIP ENHANCEMENT, SPJM MATANGKAN KOMPETENSI UNTUK KEUNGGULAN LAYANAN DAN BISNIS
Royal Bay Hotel Makassar Usung Konsep “Nostalgia Ramadan”, Hadirkan Suasana dan Cita Rasa Tempo Dulu
Tingkatkan Layanan Pelabuhan, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat
DPD Gerakan Rakyat Gowa Gelar Konsolidasi Internal Pasca Rakernas
Satu Nelayan Jeneponto Belum Kembali, Basarnas Lakukan Pencarian
Wakapolda Sulsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:09 WITA

Sinergi FKM UIT dan Desa Bungaejaya, Mahasiswa S1 Kesmas Gelar Penyuluhan TBC di SDN Borongkaramasa

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:15 WITA

Bukit Baruga Hadir di Pameran “The Showcase”, Tawarkan Konsep Kawasan Hunian Modern dan Berkelanjutan

Senin, 2 Februari 2026 - 21:00 WITA

KEMBALI LAKSANAKAN PROGRAM LEADERSHIP ENHANCEMENT, SPJM MATANGKAN KOMPETENSI UNTUK KEUNGGULAN LAYANAN DAN BISNIS

Senin, 2 Februari 2026 - 20:56 WITA

Royal Bay Hotel Makassar Usung Konsep “Nostalgia Ramadan”, Hadirkan Suasana dan Cita Rasa Tempo Dulu

Senin, 2 Februari 2026 - 14:47 WITA

DPD Gerakan Rakyat Gowa Gelar Konsolidasi Internal Pasca Rakernas

Berita Terbaru