Sekolah Islam Athirah Jadi Sekolah Pertama di Sulsel Raih Sertifikat Zona Khas Halal

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, – Sekolah Islam Athirah menorehkan prestasi baru dengan menerima Sertifikat Zona Khas (Kuliner Aman, Halal, dan Sehat) dari Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (1/10/2025).

Sertifikat ini menegaskan komitmen sekolah dalam membangun ekosistem kuliner yang higienis, sehat, dan sesuai standar halal, sekaligus menjadi bagian dari upaya besar mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Sulawesi Selatan.

Penyerahan sertifikat ini berlangsung dalam kegiatan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan 2025, yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) Sulsel dengan tema “Memperkuat Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah Sulawesi Selatan yang Kolaboratif, Inovatif, dan Inklusif”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulsel, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Kepala Perwakilan BI Sulsel, pemerintah kota dan daerah, perwakilan perguruan tinggi, lembaga perbankan, lembaga syariah, serta perwakilan pondok pesantren.

Dalam sambutannya, Kepala Bank Indonesia Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda menekankan bahwa Sekolah Islam Athirah menjadi salah satu model dalam penerapan Zona Khas.

“Kami telah memfasilitasi Zona Khas di Sekolah Islam Athirah, yakni sebanyak 12 tenan di Sekolah Athirah Kajaolalido dan 9 tenan di Sekolah Athirah Bukit Baruga. Semuanya telah mengantongi sertifikat halal,” jelasnya.

Dengan total 21 tenan kantin yang telah tersertifikasi, Sekolah Islam Athirah menunjukkan bahwa penerapan standar halal, sehat, dan higienis tidak hanya bisa dilakukan di sektor industri besar, tetapi juga di lingkungan pendidikan. Hal ini sekaligus mendukung gaya hidup sehat bagi siswa, guru, dan seluruh warga sekolah.

Sementara Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Sekolah Islam Athirah yang telah menjadi pelopor zona aman dan halal di lingkungan pendidikan.

“Setiap tahun kami ada sertifikasi halal. Di situ sudah masuk zona aman, higienis, dan sehat. Muslim dan non muslim aman. Peluang-peluang keuangan syariah perlu kita ambil. Kita ingin merebut pasar dunia,” ujarnya.

Dari tingkat nasional, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Ahmad Haikal Hasan, menegaskan pentingnya percepatan sertifikasi halal.

“Halal tidak akan terjadi di Indonesia tanpa kolaborasi. Ada tujuh juta lebih produk yang wajib halal dalam setahun. Kami di BPJPH bekerja keras untuk itu. Target kami, Oktober tahun depan seluruh produk yang beredar di Indonesia sudah bersertifikat halal,” tegasnya.

Pernyataan ini sejalan dengan misi Sekolah Islam Athirah yang ingin menciptakan lingkungan pendidikan Islami yang bukan hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam gaya hidup sehat, aman, dan halal.

Direktur Sekolah Islam Athirah, H. Syamril, mengatakan Zona KHAS sebagai langkah baru yang mendukung arah pengembangan sekolah. Program ini dinilai sejalan dengan tujuan membentuk peserta didik yang cerdas, berakhlak baik, dan sehat secara fisik maupun spiritual.

“Semoga di Sekolah Islam Athirah, makanannya selain aman dan sehat, juga halal. Dan ini benar-benar bermanfaat baik dunia maupun akhirat,” kata Syamril.

Sebagai salah satu sekolah unggulan di Sulawesi Selatan, Sekolah Islam Athirah sejak awal berdiri dikenal mengedepankan pendidikan berbasis nilai-nilai Islami. Langkah meraih sertifikat Zona Khas ini memperkuat posisi sekolah sebagai institusi pendidikan yang konsisten dalam mengintegrasikan ajaran Islam dengan praktik kehidupan sehari-hari, termasuk dalam aspek makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa. (*)

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat 
CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN
Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum
GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu,  Dukung Transformasi Layanan Kesehatan Primer di Makassar
Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Disambut Antusias, E-Sport hingga Anggar Ramaikan Rangkaian Pra Event 
Kinerja Sektor Jasa Keuangan Sulsel Stabil, Kredit Tumbuh 5,46 Persen hingga April 2026
Djaya Jumain: Rapat Hak Angket DPRD Gowa yang Membahas Dugaan Asusila Seharusnya Tidak Disiarkan Langsung dan Dilaksanakan Secara Tertutup
Bangun Kemandirian Desa melalui Edukasi Keamanan Pangan, BBPOM di Makassar Perkuat Peran Komunitas Masyarakat Desa Padanglampe
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:45 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat 

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:03 WITA

CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:59 WITA

Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:50 WITA

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu,  Dukung Transformasi Layanan Kesehatan Primer di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:34 WITA

Pra Pekan Olahraga NIPAH 2026 Disambut Antusias, E-Sport hingga Anggar Ramaikan Rangkaian Pra Event 

Berita Terbaru

Berita

CATATAN SYAMRIL : MENDENGARKAN

Minggu, 28 Jun 2026 - 12:03 WITA

Berita

Polemik di Gowa: Antara Hak Angket dan Koridor Hukum

Minggu, 28 Jun 2026 - 11:59 WITA