GOWA,FILALIN.COM, -Sebagai bentuk implementasi kerja sama antara Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Timur (FKM UIT) dan Desa Bungaejaya, mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) FKM UIT melaksanakan kegiatan Kuliah Lapangan Kesehatan Masyarakat Pedesaan berupa penyuluhan penyakit Tuberkulosis (TBC). Kegiatan ini berlangsung di SDN Borongkaramasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, pada Senin, 2 Februari 2026.
Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai penyakit TBC, meliputi penyebab, cara penularan, tanda dan gejala, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan sejak usia dini. Melalui edukasi ini, siswa diharapkan mampu membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Kegiatan penyuluhan disambut baik oleh pihak sekolah. Kepala Sekolah SD Negeri Borongkaramasa, Dewi Hartati, S.Pd., Gr, bersama Wali Kelas IV, Nur Hidayah, S.Pd, serta para guru turut mendampingi jalannya kegiatan dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan edukasi kesehatan tersebut. Pelaksanaan kegiatan ini didampingi oleh Nurul Aulia, S.KM, sebagai pendamping lapangan yang turut memastikan kegiatan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan pembelajaran lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Materi penyuluhan disampaikan oleh mahasiswa Prodi S1 Kesmas FKM UIT, yaitu Arjun, Suci Indah Ramadhani, Sulasmi, Nabila Sucianti, dan Alfi Jesin Takua. Penyampaian materi dilakukan dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan pendekatan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa. Topik yang dibahas mencakup pengertian TBC, proses penularan melalui udara saat batuk atau bersin, serta upaya pencegahan seperti menjaga kebersihan diri, menutup mulut saat batuk, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti diskusi, serta berbagi pengalaman terkait kebiasaan menjaga kesehatan di lingkungan sekolah dan keluarga.
ebagai penutup kegiatan, mahasiswa membagikan doorprize kepada siswa yang aktif dan berani berpartisipasi selama sesi penyuluhan. Kegiatan ini menciptakan suasana yang menyenangkan sekaligus meningkatkan semangat belajar siswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara FKM UIT dan Desa Bungaejaya dapat terus berlanjut serta memberikan kontribusi positif dalam upaya pencegahan penyakit TBC, khususnya pada anak usia sekolah sebagai generasi penerus yang sehat dan berdaya.
(Humas UIT/ Beddu Lahi, Marhtyni).





















