OJK dan BI Inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia, Perkuat Talenta Digital Sektor Keuangan

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,.– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia (BI) menginisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) sebagai langkah strategis untuk memperkuat inovasi dan pengembangan talenta digital di sektor jasa keuangan nasional.

Inisiasi tersebut ditandai dengan penyelenggaraan Digital Talenta Berdaya dan Berkarya (DIGDAYA) x Hackathon 2026 bertema “Berinovasi untuk Masa Depan, Memberdayakan Talenta Digital” yang digelar secara hybrid di Kantor Bank Indonesia, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri Gubernur BI Perry Warjiyo, Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi, serta jajaran Anggota Dewan Gubernur BI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Friderica Widyasari Dewi menegaskan pentingnya sinergi antarregulator dalam membangun generasi muda yang mampu menjadi motor inovasi digital di masa depan.

“Kita bersinergi untuk membangun generasi muda yang bisa menjadi penerus yang menghadirkan inovasi-inovasi digital ke depan,” ujar Friderica.

Ia menjelaskan, peserta dari seluruh Indonesia akan melalui proses kaderisasi, pembinaan, serta pelatihan guna melahirkan solusi berbasis teknologi yang aplikatif dan berdampak nyata bagi sektor jasa keuangan.

Menurut Friderica, transformasi digital telah memberikan kontribusi signifikan terhadap inovasi bisnis dan perluasan inklusi keuangan. Meski demikian, penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta pelindungan konsumen tetap menjadi prioritas utama.

“Sektor keuangan sangat terbantukan dengan digitalisasi, baik untuk inovasi bisnis maupun inklusi keuangan. Namun, aspek pelindungan konsumen harus tetap diperhatikan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya mitigasi risiko seiring percepatan digitalisasi, termasuk melalui penguatan kebijakan dan infrastruktur pelindungan masyarakat seperti Indonesia Anti-Scam Center.

PIDI menjadi respons konkret regulator untuk memastikan inovasi di sektor jasa keuangan tetap menerapkan tata kelola yang baik, manajemen risiko yang kuat, serta pelindungan konsumen yang optimal. Dengan demikian, inovasi yang dihasilkan tidak hanya kreatif, tetapi juga relevan dan bertanggung jawab.

Melalui DIGDAYA, peserta akan mendapatkan mentoring, pembekalan, serta akses jejaring industri agar solusi yang dihasilkan memiliki kesiapan implementasi dan daya saing. Sementara Hackathon menjadi wahana innovation experimentation untuk menjawab tantangan nasional melalui solusi teknologi secara kolaboratif dan terstruktur.

Program ini merupakan bagian dari upaya bersama regulator dan industri dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua ASPI Santoso Liem, Ketua Dewan Kehormatan/Etik AFTECH Harun Reksodiputro, Ketua Asosiasi APUVINDO Ari Rizaldi, Ketua Umum Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) Priyanto Budi Nugroho, serta Direktur Utama LPPI Heru Kristiyana.

Sebanyak 1.300 peserta dari berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, serta pelaku usaha jasa keuangan mengikuti kegiatan ini.

Penyelenggaraan inisiasi PIDI sekaligus menandai dibukanya registrasi kompetisi Hackathon 2026 yang terbuka bagi kategori profesional dan mahasiswa. Periode pendaftaran berlangsung mulai 23 Februari hingga 27 Maret 2026.

Melalui PIDI – DIGDAYA x Hackathon 2026, diharapkan lahir talenta-talenta digital unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sistem keuangan digital Indonesia. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengakuan Lintas Negara, BYD Sealion 7 Dibuktikan oleh Pakar Otomotif dan Dipercaya Pemimpin Negara Sebagai Solusi Efisiensi Energi
GMTD Perluas Dampak Sosial dan Ekonomi Lokal Lewat “Jumat Berbagi”, Libatkan UMKM di Tanjung Bunga
Dukung Industri Produk Beku, Kalla Logistics Hadirkan Integrated Frozen Logistics Terpadu
OJK Sulselbar Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi Sektor Jasa Keuangan
Apel Pemberangkatan Ops Amole 2026, Kapolda Sulsel: Jaga Kehormatan dan Profesionalisme
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Raih 6 Penghargaan PROPER Hijau
PERLUAS BASIS INVESTOR RITEL OJK PERKUAT LITERASI PASAR MODAL
SMAS Islam Athirah Makassar Gelar Kegiatan Mental Health: Bangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Berkarakter
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 17:04 WITA

Pengakuan Lintas Negara, BYD Sealion 7 Dibuktikan oleh Pakar Otomotif dan Dipercaya Pemimpin Negara Sebagai Solusi Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 - 16:22 WITA

GMTD Perluas Dampak Sosial dan Ekonomi Lokal Lewat “Jumat Berbagi”, Libatkan UMKM di Tanjung Bunga

Jumat, 10 April 2026 - 15:25 WITA

Dukung Industri Produk Beku, Kalla Logistics Hadirkan Integrated Frozen Logistics Terpadu

Jumat, 10 April 2026 - 14:59 WITA

OJK Sulselbar Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi Sektor Jasa Keuangan

Jumat, 10 April 2026 - 11:40 WITA

Apel Pemberangkatan Ops Amole 2026, Kapolda Sulsel: Jaga Kehormatan dan Profesionalisme

Berita Terbaru