KPPU Sidak Pasar Terong Makassar, Pastikan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran Tetap Stabil

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 10:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melalui Kantor Wilayah VI Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terong, Kota Makassar, Senin (9/3/2026), untuk memantau harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil VI KPPU Makassar, Hasiholan Pasaribu, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan harga komoditas pangan tetap stabil serta pasokannya mencukupi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang lebaran.

Menurutnya, pengawasan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami turun langsung untuk melihat kondisi di pasar, memastikan harga tetap terkendali dan tidak terjadi lonjakan yang tidak wajar menjelang Idul Fitri,” ujar Hasiholan.

Dalam kegiatan tersebut, KPPU turut didampingi sejumlah pihak, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, Bank Indonesia, serta Perum Bulog.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sejumlah komoditas pangan memang mengalami kenaikan harga. Namun kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas yang wajar.

Komoditas yang mengalami kenaikan di antaranya daging ayam, telur, dan cabai. Kenaikan harga rata-rata berada pada kisaran Rp5.000 hingga Rp10.000.

“Untuk komoditas seperti cabai, kenaikan harga lebih dipengaruhi faktor cuaca. Sementara untuk telur dan daging ayam juga ada peningkatan permintaan,” jelasnya.

Hasiholan menambahkan, program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) turut memberi dampak terhadap peningkatan permintaan beberapa komoditas pangan, khususnya telur dan daging ayam. Meski demikian, kondisi pasokan di pasar masih dinilai aman.

Ia juga menegaskan KPPU akan terus memantau distribusi komoditas pangan guna mencegah praktik penahanan pasokan oleh distributor atau produsen yang dapat memicu kenaikan harga.

Jika ditemukan indikasi pelanggaran dalam proses distribusi maupun praktik usaha yang tidak sehat, KPPU akan mengambil langkah penegakan hukum.

“Kami akan memanggil pihak terkait untuk dimintai klarifikasi. Jika memang masuk dalam kewenangan KPPU, maka akan kami proses lebih lanjut sesuai mekanisme penegakan hukum,” tegasnya.

Menurut Hasiholan, pelaku usaha yang terbukti melanggar aturan persaingan usaha dapat dikenai sanksi berupa denda administratif dengan nilai minimal Rp1 miliar yang disetorkan kepada negara.

Selain memantau komoditas pangan utama, KPPU juga mengecek harga minyak goreng bersubsidi Minyak Kita yang memiliki harga eceran tertinggi (HET). Hasil pemantauan menunjukkan harga Minyak Kita di pasar masih sesuai dengan ketentuan pemerintah.

“Minyak Kita yang diawasi Bulog masih dijual sesuai HET. Kami juga memastikan suplai tetap tersedia, karena jika pasokan berkurang maka harga pasti akan terdampak,” pungkasnya.

Sidak tersebut menjadi bagian dari upaya KPPU menjaga stabilitas harga pangan serta memastikan persaingan usaha tetap sehat menjelang momentum Idul Fitri. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andi Sultan Jadi Pembuka Ujian Tutup Tesis Pascasarjana Unifa Makassar
Car Meet Kalla Toyota Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas Otomotif, Hadirkan Fitra Eri hingga Om Mobi
Perkuat Kesiapsiagaan, Kalla Rescue Berlatih di Pulau Samalona 2026
Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang
Trafik Penumpang Melesat 10,2%, Pelindo Regional 4 Cetak Kinerja Positif
Kreator, Bersiaplah: Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Hadir untuk Mengubah Kreativitas Menjadi Peluang Nyata
DORONG GENERASI MUDA YANG ADAPTIF DAN CERDAS FINANSIAL, OJK SULSEL SULBAR TINGKATKAN EDUKASI KEUANGAN
Toyota dan Era Baru Keselamatan Berkendara: Teknologi Premium untuk Semua
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:53 WITA

Andi Sultan Jadi Pembuka Ujian Tutup Tesis Pascasarjana Unifa Makassar

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:05 WITA

Car Meet Kalla Toyota Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas Otomotif, Hadirkan Fitra Eri hingga Om Mobi

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:52 WITA

Perkuat Kesiapsiagaan, Kalla Rescue Berlatih di Pulau Samalona 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:27 WITA

Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:44 WITA

Trafik Penumpang Melesat 10,2%, Pelindo Regional 4 Cetak Kinerja Positif

Berita Terbaru

Berita

Satu pendaki patah kaki dievakuasi dari Bulu Saukang

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:27 WITA