Pemkot Makassar Perkuat Implementasi SAKIP, Wali Kota Minta Komitmen dan Konsistensi Kinerja

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 13:44 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,  — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya komitmen dan konsistensi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam mengimplementasikan program kerja yang telah dirancang Pemerintah Kota Makassar.

 

Penegasan tersebut disampaikan Munafri, yang akrab disapa Appi, saat memberikan sambutan pada kegiatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kota Makassar, yang digelar di Hotel Arya Duta Makassar, Selasa (14/4/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bagian Organisasi Pemkot Makassar itu mengangkat tema “Penguatan SAKIP sebagai Instrumen Transformasi Kinerja Menuju Makassar Berdampak”.

 

Dalam sambutannya, Appi menegaskan bahwa SAKIP bukan sekadar sistem administratif atau rutinitas birokrasi semata.

 

Melainkan instrumen penting yang mampu mencerminkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

 

Lanjut dia, SAKIP ini memberikan gambaran bagaimana pengelolaan pemerintahan tidak hanya berjalan sebagai rutinitas, tetapi benar-benar mampu memberikan dampak langsung yang bisa dirasakan masyarakat.

 

“Ini bukan sekadar teori, tetapi bagaimana sistem governance itu tercermin dari cara kita menjalankan pemerintahan,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi SAKIP tidak hanya ditentukan oleh kualitas sistem yang dibangun, tetapi sangat bergantung pada komitmen seluruh jajaran dalam menjalankannya secara konsisten.

 

Menurutnya, sistem yang baik tidak akan memberikan hasil optimal tanpa diiringi kesungguhan dalam pelaksanaannya.

 

“Sebagus apa pun sistem yang kita miliki, jika tidak disertai dengan komitmen untuk menjalankannya, maka tidak akan memberikan dampak yang baik terhadap tata kelola pemerintahan,” tegasnya.

 

Appi menyebutkan, terdapat dua hal utama yang menjadi kunci dalam proses tersebut, yakni penerapan sistem yang tepat serta komitmen kuat dalam implementasi.

 

Dia menegaskan bahwa aksi nyata SAKIP bukanlah pilihan, melainkan kewajiban yang harus dijalankan oleh seluruh perangkat daerah.

 

Lebih lanjut, Munafri meminta seluruh kepala SKPD untuk bertanggung jawab penuh terhadap kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta pencapaian kinerja di unit kerja masing-masing.

 

Ia menegaskan tidak boleh lagi ada program atau kegiatan yang tidak memiliki kontribusi jelas terhadap strategi pembangunan daerah.

 

“Setiap program harus memiliki arah yang jelas dan terukur. Tidak boleh ada kegiatan yang tidak memiliki dampak terhadap pencapaian target pembangunan daerah,” imbuh Appi.

 

Selain itu, orang nomor satu Kota Makassar itu juga mengingatkan pentingnya kesinambungan sistem dalam birokrasi, meskipun terjadi pergantian pejabat.

 

Dia menekankan bahwa sistem yang sudah dibangun harus tetap dijaga dan terus ditingkatkan, sehingga mampu menghasilkan outcome yang lebih baik dari waktu ke waktu.

 

“Boleh orangnya berganti, tetapi sistem harus tetap berjalan dan terus ditingkatkan. Ini adalah proses berkelanjutan yang harus memberikan dampak nyata,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong seluruh kepala SKPD untuk aktif berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

 

Juga, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) melalui Inspektorat, Bagian Organisasi, serta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

 

Koordinasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kualitas implementasi SAKIP terus meningkat dan berjalan sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi.

 

Appi mengakui bahwa dalam proses implementasi SAKIP akan terdapat berbagai tantangan dan konsekuensi yang harus dihadapi.

 

Namun demikian, ia berharap seluruh jajaran dapat menjalankannya dengan serius, disiplin, dan penuh komitmen.

 

Dikatakan, SAKIP ini akan menjadi cerminan bagaimana kita mengelola pemerintahan. Tujuan kita sama, yaitu menghadirkan pemerintahan yang akuntabel dan berdampak bagi masyarakat.

 

“Tentu, dengan komitmen, kedisiplinan, dan kesungguhan seluruh perangkat daerah, kualitas SAKIP Kota Makassar akan terus meningkat dan mampu meraih predikat yang lebih baik di masa mendatang,” tutup Appi. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Gandeng Tokoh Agama Edukasi Keuangan Syariah, Buku PELITA Diluncurkan di Makassar
Bukan Sekadar Penahan Tanah, Talud TMMD Gowa Jadi Harapan Warga Menjaga Akses Desa
Tak Sekadar Buka Rekening, OJK Dorong Akses Keuangan bagi Disabilitas hingga Pelaku UMKM
Pelantikan Pengurus BEM Fakultas Psikologi Priode 2026-2027 di Aula Kosentrasi UIT Makassar
OJK Limpahkan Dua Petinggi BPR DCN Malang ke Jaksa, Dugaan Penyimpangan Dana Capai Rp54,9 Miliar
BIK 2026 Bukukan 27,23 Juta Rekening Keuangan, OJK: Kepercayaan Masyarakat Jadi Kunci
OJK Sulselbar Manfaatkan Jalan Sehat untuk Dekatkan Literasi Keuangan Syariah kepada Masyarakat
LAZ Hadji Kalla Dampingi UMKM Perkuat Legalitas dan Akses Pasar
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 17:17 WITA

OJK Gandeng Tokoh Agama Edukasi Keuangan Syariah, Buku PELITA Diluncurkan di Makassar

Minggu, 1 November 2026 - 13:18 WITA

Bukan Sekadar Penahan Tanah, Talud TMMD Gowa Jadi Harapan Warga Menjaga Akses Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:52 WITA

Tak Sekadar Buka Rekening, OJK Dorong Akses Keuangan bagi Disabilitas hingga Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:47 WITA

Pelantikan Pengurus BEM Fakultas Psikologi Priode 2026-2027 di Aula Kosentrasi UIT Makassar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:41 WITA

OJK Limpahkan Dua Petinggi BPR DCN Malang ke Jaksa, Dugaan Penyimpangan Dana Capai Rp54,9 Miliar

Berita Terbaru