MNP Dilirik Investor Global, Abu Dhabi Ports Group Tinjau Potensi Hub Indonesia Timur

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 17:32 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, –Peluang kolaborasi internasional di sektor kepelabuhanan dan kawasan industri semakin terbuka setelah Tim Abu Dhabi Ports Group bersama Direktur Utama PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), Alif Abadi, melakukan kunjungan ke Makassar New Port (MNP), Selasa (21/4).

Tim Abu Dhabi Ports Group (ADPG) yang terdiri Business Development International Office ADPG, Ghazi Masmoudi dan Huang Peng, serta Business Development Indonesia ADPG, Vasco Mario Namara, diterima langsung oleh Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, bersama jajaran Manajemen Pelindo Group wilayah kerja Makassar. Agenda diawali dengan diskusi strategis di ruang rapat Kantor Makassar New Port, yang membahas potensi pengembangan logistik, konektivitas pelabuhan, serta peluang kolaborasi investasi di wilayah Indonesia Timur.

Business Development International Office ADPG, Ghazi Masmoudi menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memahami potensi pengembangan pelabuhan dan kawasan industri di Makassar sebagai hub logistik strategis di kawasan Indonesia Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat Makassar memiliki posisi yang sangat strategis dalam jaringan logistik regional. Infrastruktur pelabuhan yang modern serta dukungan kawasan industri menjadi faktor penting dalam mendorong efisiensi rantai pasok dan membuka peluang kerja sama di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), Alif Abadi, menilai sinergi antara pelabuhan dan kawasan industri menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing industri nasional, khususnya di wilayah timur Indonesia.

“Kolaborasi antara pelabuhan dan kawasan industri sangat penting dalam menciptakan ekosistem logistik yang terintegrasi. Dengan dukungan infrastruktur seperti Makassar New Port, kami optimistis kawasan industri di Makassar dapat berkembang lebih kompetitif dan menarik minat investor global,” kata Alif.

Di sisi lain, Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menegaskan bahwa Makassar New Port dirancang sebagai pelabuhan modern yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional di Indonesia Timur.

Menurutnya, kunjungan dari Abu Dhabi Ports Group merupakan bentuk kepercayaan terhadap kesiapan infrastruktur kepelabuhanan di Makassar.

“Makassar New Port merupakan salah satu proyek strategis nasional yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas layanan logistik serta memperkuat konektivitas maritim di Indonesia Timur. Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari upaya membuka peluang kerja sama internasional dan memperkuat posisi Makassar sebagai hub logistik regional,” jelas Abdul Azis.

Dia menambahkan bahwa pengembangan pelabuhan modern tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas, tetapi juga pada efisiensi layanan dan integrasi dengan kawasan industri.

Dengan dukungan fasilitas terminal modern serta konektivitas yang terus ditingkatkan, Pelindo optimistis Makassar New Port dapat menjadi pintu gerbang utama logistik di kawasan timur Indonesia serta mendukung pertumbuhan investasi di sektor industri dan perdagangan.

Usai diskusi, rombongan melanjutkan kunjungan lapangan ke TPK New Makassar 1 atau yang juga dikenal dengan TPM, guna melihat secara langsung operasional terminal dan fasilitas penunjang yang telah beroperasi.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menjajaki peluang kerja sama strategis antara Pelindo, kawasan industri, dan mitra internasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BYD M6 DM Jadi Pilihan Favorit di Makassar, Teknologi Hybrid Tawarkan Jarak Tempuh hingga 1.300 Kilometer
OJK Gandeng Tokoh Agama Edukasi Keuangan Syariah, Buku PELITA Diluncurkan di Makassar
Bukan Sekadar Penahan Tanah, Talud TMMD Gowa Jadi Harapan Warga Menjaga Akses Desa
Tak Sekadar Buka Rekening, OJK Dorong Akses Keuangan bagi Disabilitas hingga Pelaku UMKM
Pelantikan Pengurus BEM Fakultas Psikologi Priode 2026-2027 di Aula Kosentrasi UIT Makassar
OJK Limpahkan Dua Petinggi BPR DCN Malang ke Jaksa, Dugaan Penyimpangan Dana Capai Rp54,9 Miliar
BIK 2026 Bukukan 27,23 Juta Rekening Keuangan, OJK: Kepercayaan Masyarakat Jadi Kunci
OJK Sulselbar Manfaatkan Jalan Sehat untuk Dekatkan Literasi Keuangan Syariah kepada Masyarakat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 17:25 WITA

BYD M6 DM Jadi Pilihan Favorit di Makassar, Teknologi Hybrid Tawarkan Jarak Tempuh hingga 1.300 Kilometer

Minggu, 1 November 2026 - 17:17 WITA

OJK Gandeng Tokoh Agama Edukasi Keuangan Syariah, Buku PELITA Diluncurkan di Makassar

Minggu, 1 November 2026 - 13:18 WITA

Bukan Sekadar Penahan Tanah, Talud TMMD Gowa Jadi Harapan Warga Menjaga Akses Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:52 WITA

Tak Sekadar Buka Rekening, OJK Dorong Akses Keuangan bagi Disabilitas hingga Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:47 WITA

Pelantikan Pengurus BEM Fakultas Psikologi Priode 2026-2027 di Aula Kosentrasi UIT Makassar

Berita Terbaru