LUWU UTARA,FILALIN.COM, — Keresahan warga Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, muncul setelah beredar video yang memperlihatkan dugaan ketidaksesuaian isi tabung gas LPG 3 kilogram saat proses pembongkaran muatan di salah satu agen penyalur.
Dalam video yang beredar, seorang warga merekam aktivitas pembongkaran tabung gas yang disebut dilakukan oleh agen PT Sinergi Mitra. Perekam mempertanyakan isi tabung LPG subsidi yang diduga tidak mencapai berat standar 3 kilogram.
“Ini penipuan ini, gas ini kurang isinya dalam, tidak sampai 3 kilo,” ujar warga dalam rekaman tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, dugaan pengurangan isi tabung membuat masyarakat sebagai pengguna akhir dirugikan karena gas bersubsidi yang mereka beli disebut lebih cepat habis dibandingkan biasanya.
Warga yang merekam kejadian itu juga menyampaikan alasan dirinya memilih mendokumentasikan aktivitas tersebut sebagai bentuk pengawasan terhadap distribusi LPG subsidi.
“Saya rekam saja ini ya, kasihan masyarakat ini,” katanya dalam video.
Ia menduga terdapat tabung LPG 3 kilogram yang masuk ke wilayah Luwu Utara tidak sesuai dengan standar berat yang telah ditetapkan. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak agen maupun instansi terkait mengenai dugaan tersebut.
Pemerintah dan pihak berwenang diharapkan segera melakukan pemeriksaan di lapangan, termasuk pengecekan berat tabung secara acak, untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.
Jika ditemukan adanya pelanggaran, pihak terkait diharapkan mengambil langkah sesuai ketentuan agar penyaluran energi bersubsidi tetap tepat sasaran. (*)





















