OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal, Kepercayaan Investor Global Jadi Prioritas

- Penulis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:14 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FILALIN.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya mempercepat reformasi pasar modal Indonesia untuk meningkatkan transparansi, integritas, likuiditas, dan daya saing di tingkat global. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kepercayaan investor domestik maupun internasional di tengah perhatian terhadap perkembangan pasar modal nasional.

 

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam dialog bersama investor institusional domestik dan internasional yang diselenggarakan Mandiri Sekuritas secara daring, Selasa (20/10/2026). Dialog itu turut menghadirkan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi serta Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jefry Hendrik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Friderica mengatakan, reformasi pasar modal harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan hasil yang dapat diukur, bukan sekadar pernyataan atau pengumuman kebijakan.

 

“Kepercayaan investor harus dibangun melalui tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan,” ujar Friderica.

 

Menurutnya, OJK memahami perhatian investor terhadap perkembangan pasar modal Indonesia, terutama setelah pengumuman MSCI mengenai konsultasi potensi perubahan klasifikasi pasar Indonesia.

 

Meski demikian, OJK menilai fundamental pasar modal nasional masih kuat. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai sekitar 589 miliar dolar AS, terbesar kedua di ASEAN, dengan jumlah investor mencapai 31,1 juta.

 

Kinerja perusahaan tercatat juga menunjukkan pertumbuhan positif. Dalam periode 12 bulan hingga Juni 2026, pendapatan perusahaan tercatat tumbuh 15,9 persen, sementara laba bersih meningkat 16,3 persen.

 

Untuk memperkuat kualitas pasar, OJK bersama BEI dan seluruh Self-Regulatory Organizations (SRO) menjalankan delapan program aksi prioritas reformasi pasar modal.

 

Program tersebut mencakup peningkatan likuiditas, transparansi, tata kelola, penegakan hukum, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

 

OJK juga akan melanjutkan koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait guna menjaga stabilitas pasar keuangan sekaligus memastikan reformasi berjalan berkelanjutan.

 

Melalui langkah tersebut, OJK berharap pasar modal Indonesia semakin transparan, berintegritas, dan kompetitif sehingga mampu mempertahankan kepercayaan investor dalam jangka panjang. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Keputusan Final, OJK Jelaskan Status Konsultasi MSCI soal Pasar Modal Indonesia
Kapolresta Gowa Buka Turnamen Sepak Takraw di Bajeng
OJK Kenakan Denda Rp2,5 Triliun Sepanjang 2026, Lebih dari 971 Pihak Dijatuhi Sanksi
Progres 34%, Jalan Tani Kalebarembeng Semakin Dekat ke Petani
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Dorong UMK Binaan Perluas Pasar melalui Pameran di Manado
KALLA Raih Platinum Bidang Keanekaragaman Hayati di InTechSEA 2026
Peradi Profesional Gandeng Dua Kampus di Makassar, Perkuat Pendidikan Calon Advokat Berintegritas
TMMD ke-130 Kodim Gowa Gelar Sosialisasi Kesehatan dan Ketahanan Pangan di Kalebarembeng
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:14 WITA

OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal, Kepercayaan Investor Global Jadi Prioritas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:21 WITA

Bukan Keputusan Final, OJK Jelaskan Status Konsultasi MSCI soal Pasar Modal Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Kapolresta Gowa Buka Turnamen Sepak Takraw di Bajeng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:48 WITA

OJK Kenakan Denda Rp2,5 Triliun Sepanjang 2026, Lebih dari 971 Pihak Dijatuhi Sanksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:57 WITA

Progres 34%, Jalan Tani Kalebarembeng Semakin Dekat ke Petani

Berita Terbaru

Berita

Kapolresta Gowa Buka Turnamen Sepak Takraw di Bajeng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:17 WITA