Kredit Melawan Rentenir Tembus Rp64,85 Triliun, Jangkau 2,28 Juta Debitur

- Penulis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:39 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FILALIN.COM — Program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir yang dijalankan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp64,85 triliun kepada 2,28 juta debitur.

Program tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan formal sekaligus memberikan alternatif pendanaan bagi masyarakat yang membutuhkan modal usaha.

Capaian itu disampaikan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, dalam Rapat Koordinasi Nasional TPAKD 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Friderica menjelaskan, keberhasilan program tersebut didukung kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, OJK, Bank Indonesia, dan industri jasa keuangan.

Selain Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir, program pembiayaan sektor prioritas juga mencatat penyaluran sebesar Rp5,41 triliun kepada lebih dari 103 ribu debitur.

Pada periode Agustus hingga Oktober 2026, penyaluran kredit dalam program yang dilaporkan pada Rakornas TPAKD mencapai Rp53,15 triliun kepada 2.106.401 debitur.

Capaian tersebut mencerminkan upaya memperluas pembiayaan produktif bagi masyarakat dan memperkuat kegiatan ekonomi di daerah.

TPAKD sendiri telah terbentuk di seluruh 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia, dengan total 552 tim.

Keberadaan tim tersebut diarahkan untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, mempertemukan pelaku usaha dengan sumber pembiayaan, serta mengembangkan program sesuai potensi ekonomi daerah.

Pemerintah juga mendorong perluasan pembiayaan bagi petani, peternak, nelayan, UMKM, dan pelaku usaha lokal agar mampu meningkatkan produktivitas serta menciptakan lapangan kerja.

Melalui program tersebut, perluasan akses keuangan diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah masyarakat yang memperoleh pinjaman, tetapi juga memperkuat kemampuan mereka mengembangkan usaha dan menjaga ketahanan ekonomi keluarga. (*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Limbah Makanan Menjadi Peluang Usaha, Peternak Maros Kembangkan Telur Asin Bernilai Jual
Sulawesi Selatan Raih TPAKD Award 2026, Terbaik di Wilayah Sulawesi
TNI Hadir untuk Rakyat, Satgas TMMD Ke-130 Gowa Selesaikan Pemasangan Menara Tandon Air
Prabowo Targetkan Pembiayaan Rp400 Triliun untuk Petani hingga Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya HSSE melalui Pelatihan Tanggap Darurat
Demi Setetes Air Bersih, Menara Tandon Air di Kalebarembeng Capai Progres 19%
KALLA Tegaskan Komitmen Kepatuhan Pajak, Sambut Baik PMK Nomor 71 Tahun 2026
GenBI Goes To School: Membangun Generasi Muda Cerdas Finansial, Bijak Digital, dan Peduli Sesama
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:39 WITA

Kredit Melawan Rentenir Tembus Rp64,85 Triliun, Jangkau 2,28 Juta Debitur

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WITA

Dari Limbah Makanan Menjadi Peluang Usaha, Peternak Maros Kembangkan Telur Asin Bernilai Jual

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:22 WITA

Sulawesi Selatan Raih TPAKD Award 2026, Terbaik di Wilayah Sulawesi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:19 WITA

TNI Hadir untuk Rakyat, Satgas TMMD Ke-130 Gowa Selesaikan Pemasangan Menara Tandon Air

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:47 WITA

Prabowo Targetkan Pembiayaan Rp400 Triliun untuk Petani hingga Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Berita Terbaru