Usai Sidak Pasar, KPPU Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Pangan

- Penulis

Kamis, 28 September 2023 - 08:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama PJ Gubernur Sulsel dan Forkompindo melakukan peninjauan harga bahan pangan di Pasar Pabbaeng-baeng Makassar, Rabu, 27 September 2023.

Dalam peninjauan tersebut, ditemukan adanya kenaikan harga beberapa komoditas pangan.

Kepala KPPU Kanwil VI Makassar, Hilman Pujana menyebut, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan karena faktor siklus permintaan dan penawaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil peninjauan dipasar kita menemukan ada kenaikan harga, karenanya kita akan memberi atensi khusus atas kenaikan harga bahan pangan di pasaran.” ujarnya.

Pihaknyapun akan mengintensifkan pengawasan untuk memastikan tidak ada permainan harga. Hilman menjelaskan ada beberapa faktor penyebab kenaikan harga,yakni dari sisi suplay, karena faktor musim sehingga pasokan berkurang.

Hilman lantas memperingatkan para pelaku usaha untuk tidak memainkan harga di momen kekeringan ekstrem seperti yang terjadi saat ini. Terutama, tidak menahan pasokan yang dapat mengganggu kelancaran distribusi.

Sejauh ini, kata Hilman belum ada indikasi adanya permainan harga. Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan intensif untuk memastikan kelancaran distribusi.

Adapun kenaikan beberapa komoditas, kata Hilman, selain karena cuaca juga karena momentum maulid nabi.

“Kalau pengawasan kita selalu, terus melakukan pemantauan di pasar maupun di jalur distribusinya. Itu tadi massage nya, jangan coba-coba memainkan harga,” tutup Hilman.

Senada dengan Hilman, Kenaikan harga bahan pokok yang kini semakin melonjak jadi perhatian serius Pemprov Sulsel. Sejumlah langkah taktis disiapkan untuk menekan harga.

Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin mengatakan pihaknya akan menginstruksikan kepada bupati dan walikota di 24 kabupaten/kota untuk melakukan penetrasi pasar. Salah satunya lewat pasar murah dan operasi pasar.

“Pasar murah salah satu cara untuk mengatasi secara cepat dan singkat. Tapi cara cepat juga kita pikirkan perlu kita pikirkan supaya tidak berlanjut terus masalah ini, jangan cara singkat terus,” katanya.

Menurut Bahtiar, yang perlu diperkuat saat ini tidak hanya ketahanan pangan, tapi juga kedaulatan pangan.

“Kalau ketahanan pangan itu, barang tidak ada kita cari penggantinya supaya bisa terisi. Supaya terisi itu cepat. Kita tahan-tahan. Nah kalau kedaulatan pangan, anda punya itu pangan bahkan anda bisa survive,” ujarnya.

Dalam sidak harga dipasar, beberapa komodutas pangan yang mengalami kenaikan, diantaranya,jeruk nipis, telur dan beras. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OPERASI SAR KECELAKAAN KAPAL NELAYAN DI PERAIRAN PALLETTE BONE
Kalla Beton Suplai Precast U-Ditch untuk Paket Pembangunan Embung KIPP 1B di IKN
Lebih Siap ke Tanah Suci, Lebih Tenang dari Asrama Haji
Gelar RUPS 2026, GMTD Tebar Dividen dan Sahkan Jajaran Pengurus Baru
Penjaga di Balik Sunyi Kisah Rudi, Pegawai Gudang BULOG yang Menjaga Pangan Negeri dalam Diam
DTM PINISI SULTAN 2026 Dorong Hilirisasi dan Percepatan Investasi di Sulsel
PERKUAT SILATURAHMI, VASAKA HOTEL MAKASSAR GELAR GSM BERTEMA ARABIAN
The Light Restaurant Hadir dengan Wajah Baru, Usung Konsep Modern dan Local Signature di Mercure Makassar Nexa Pettarani
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:07 WITA

OPERASI SAR KECELAKAAN KAPAL NELAYAN DI PERAIRAN PALLETTE BONE

Kamis, 30 April 2026 - 19:00 WITA

Kalla Beton Suplai Precast U-Ditch untuk Paket Pembangunan Embung KIPP 1B di IKN

Kamis, 30 April 2026 - 17:59 WITA

Lebih Siap ke Tanah Suci, Lebih Tenang dari Asrama Haji

Kamis, 30 April 2026 - 13:16 WITA

Gelar RUPS 2026, GMTD Tebar Dividen dan Sahkan Jajaran Pengurus Baru

Kamis, 30 April 2026 - 11:53 WITA

Penjaga di Balik Sunyi Kisah Rudi, Pegawai Gudang BULOG yang Menjaga Pangan Negeri dalam Diam

Berita Terbaru

Berita

Lebih Siap ke Tanah Suci, Lebih Tenang dari Asrama Haji

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:59 WITA