Pelindo Turut Membangun Indonesia Timur Melalui Makassar New Port

- Penulis

Jumat, 5 Januari 2024 - 13:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM, — Alat-alat berat sudah mulai meninggalkan kawasan Makassar New Port 1B dan 1C sejak September 2023 lalu. Tuntasnya pembangunan tahap 1B dan 1C ini membuat kapasitas terminal peti kemas Makassar New Port naik 150 persen, dari semula 1 juta TEUs (kontainer berukuran 20 kaki) menjadi 2,5 juta TEUs.

Makassar New Port dibangun karena terminal peti kemas di Pelabuhan Soekarno Hatta yang berkapasitas 700 ribu TEUs sudah optimal. Jika tidak ada penambahan kapasitas atau pembangunan pelabuhan baru, Soekarno-Hatta bakal menghadapi kongesti pada 2019. Pemerintah kemudian menetapkan Proyek Strategis Nasional (PSN) Makassar New Port.

Peletakan batu pertama (ground breaking) pelabuhan yang terletak sekitar lima kilometer dari Soekarno Hatta dilakukan Presiden Joko Widodo pada Mei 2015. Makassar New Port Tahap 1A mulai beroperasi pada November 2018. Namun, terminal peti kemas yang kini dinamakan Terminal Peti Kemas New Makassar (Terminal 2) saat ini juga sudah mencapai titik optimum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Regional Head 4 Pelindo Enriany Muis mengatakan, Terminal Peti Kemas New Makassar (Terminal 2) selalu mencatat capaian kegiatan bongkar muat rata-rata di atas 100 persen. “Capaian arus bongkar muat barang pada November 2023 misalnya, mencapai 121,3 persen dibandingkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2023,” kata Enriany Muis di Makassar, Kamis (4/1/2024).

Pada 2023, awalnya Pelindo Regional 4 menetapkan RKAP arus bongkar muat sebesar 193.287 TEUs. Namun, melihat derasnya arus bongkar muat di awal-awal 2023, Pelindo lalu menaikkan target dalam RKAP Perubahan 2023 menjadi 212.675 TEUs. “Sampai November 2023, arus bongkar muat di Makassar New Port sudah menembus 257.981 TEUs,” kata Enriany lagi.

Capaian ini juga didukung transformasi dan standardisasi operasional pasca Pelindo Merger pada 1 Oktober 2021. Saat ini, di luar Makassar, sejumlah pelabuhan di Indonesia Timur, seperti Ambon dan Sorong, sudah menetapkan waktu operasional tujuh hari selama 24 jam dalam seminggu (7X24). Standardisasi ini menghasilkan peningkatan produktivitas dan efisiensi.

Di Makassar New Port, waktu sandar kapal di pelabuhan (port stay) sekarang maksimal 24 jam dari sebelumnya 48 jam. Produktivitas bongkar muat di pelabuhan ini juga naik dari sebelum merger rata-rata sebesar 20 BSH (box per ship per hour) menjadi rata-rata 34 BSH. Peningkatan produktivitas dan kecepatan layanan inilah yang membuat capaian Pelindo Regional 4 mengkilap.

Transformasi ini juga didukung digitalisasi layanan. Mulai 09 Desember 2023, Makassar New Port melakukan upgrading sistem dengan menerapkan Terminal Operation System-Nusantara (TOS Nusantara). Sehingga proses layanan menjadi real time, lebih cepat, mudah, dan praktis, layanan ini juga mampu menghapuskan praktik suap dan pungutan liar.

Menurut Enriany, saat ini dermaga Makassar New Port atau Terminal Petikemas New Makassar (Terminal 2) telah menjadi primadona untuk sandar kapal terutama yang berbobot besar. Pelabuhan ini memiliki dermaga sepanjang 1.600 meter. Total investasi yang telah dikucurkan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) untuk Tahap 1A, 1B, dan 1C mencapai Rp10 triliun.

Makassar New Port dirancang menjadi pelabuhan utama sekaligus hub bagi pelabuhan-pelabuhan di Indonesia Timur, terutama untuk kegiatan ekspor. Sebelumnya, ekspor berbagai produk andalan dari Indonesia Timur seperti cokelat, kopi, dan olahan kayu diekspor melalui Tanjung Perak (Surabaya) atau Tanjung Priok (Jakarta).

Untuk mendukung konektivitas Makassar New Port dengan sejumlah kawasan industri (hinterland) di Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah juga sudah menyelesaikan pembangunan jalan tol sepanjang 3,21 km yang menghubungkan beberapa titik strategis, mulai dari arah Pelabuhan Makassar (Jalan Tol Seksi 1) dan dari arah Bandara Sultan Hasanuddin (Jalan Tol Seksi IV) menuju ke MNP. Proyek Strategis Nasional ini menghabiskan biaya Rp705 miliar.

Pemerintah juga akan menyambungkan Makassar New Port dengan jalur kereta api Trans Sulawesi. Ruas pertama Trans Sulawesi, yakni Makassar-Parepare sejauh 142 km sudah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 29 Maret 2023. Jalur kereta api ini akan memangkas waktu tempuh dari tiga jam menjadi hanya separuhnya. Rencananya, Trans Sulawesi akan merentang sampai Manado.

Dengan produktivitas yang makin besar, layanan yang makin cepat, dan standardisasi operasional, serta konektivitas yang jauh lebih baik, diharapkan biaya logistik akan terus menurun. Pada 2022, biaya logistik nasional masih di posisi 14,29 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) 2022. Angka ini sudah lebih rendah dibandingkan 23,8 persen pada 2018, namun pemerintah mengejar target biaya logistik delapan persen pada 2045.(*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Ajang SWA Media Group, Chief Executive Officer Kalla Toyota Raih Penghargaan Indonesia Best CEO 2025
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar Apresiasi Dinamika Demokratis MUBES IKA FEBI
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Stok LPG di Sulawesi Aman dan Terjaga
Semangat Ramadhan, Sembilan Mahasiswa Ilmu Ekonomi UIN Alauddin Makassar Laksanakan Aksi Berbagi Sembako di Panti Asuhan Nurfadillah
PATUH PERPAJAKAN, DJP SULSELBATRA KEMBALI APRESIASI KONTRIBUSI SPJM
Nilai Jual Kembali Stabil, Banyak Keluarga Di Makassar Pilih Toyota Hybrid
Irit, Hemat, dan Safety, Kapolres Gowa Pilih Toyota Innova Zenix Hybrid Jadi Kendaraan Dinas
KRS Ramadhan, Kemenag Makassar Gandeng Masjid Al-Markas Al-Islami Perkuat Ketahanan Keluarga
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 16:59 WITA

Di Ajang SWA Media Group, Chief Executive Officer Kalla Toyota Raih Penghargaan Indonesia Best CEO 2025

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WITA

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar Apresiasi Dinamika Demokratis MUBES IKA FEBI

Senin, 2 Maret 2026 - 12:53 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Stok LPG di Sulawesi Aman dan Terjaga

Senin, 2 Maret 2026 - 11:47 WITA

Semangat Ramadhan, Sembilan Mahasiswa Ilmu Ekonomi UIN Alauddin Makassar Laksanakan Aksi Berbagi Sembako di Panti Asuhan Nurfadillah

Senin, 2 Maret 2026 - 10:22 WITA

PATUH PERPAJAKAN, DJP SULSELBATRA KEMBALI APRESIASI KONTRIBUSI SPJM

Berita Terbaru