Tim Danny-Azhar Soroti Jadwal Debat Pilgub Sulsel Hanya 2 Kali

- Penulis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 18:44 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,FILALIN.COM,– Tim Pemenangan Danny-Azhar menyoroti jadwal debat Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang dirilis KPU Sulsel hanya sebanyak dua kali (28/10) dan (10/11) yang dianggap sangat merugikan masyarakat Sulsel.

 

Juru bicara Danny-Azhar Asri Tadda mengatakan, debat idealnya bukan hanya dibatasi paling banyak 3 kali saja sesuai dengan PKPU yang berlaku, tetapi lebih banyak akan lebih baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Sehingga masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk menilai kualitas Paslon,” ucap Asri, Kamis (3/10/2024).

 

Dia mengatakan, KPU justru mengurangi jumlah tahapan debat Pilkada yang hanya dilakukan dua kali. Tentu ini tidak baik bagi proses demokrasi yang diharapkan masyakarat.

 

“Nah, KPU Sulsel justru menguranginya menjadi hanya 2 kali saja. Ini tentu tidak baik bagi proses demokrasi di daerah ini,” bebernya.

 

Masyarakat kata Asri, ingin mengetahui gagasan masing-masing kandidat untuk membangun Sulawesi Selatan. Sehingga dengan panggung seperti itu mereka dapat menilainya secara terbuka.

 

“Padahal esensi demokrasi adalah membuka ruang seluas-luasnya bagi rakyat untuk lebih mengenal “isi kepala” kandidat sebelum memilihnya. Salah satu caranya adalah melalui momentum debat,” terangnya.

 

Asri mengatakan bahwa bagi Danny – Azhar, debat idealnya dilakukan di sekurang-kurangnya 6 wilayah yang ada di Sulsel.

 

“Minimal di wilayah Maminasata, Ajatappareng, Bosowa, Luwu Raya, Enrekang dan Toraja Raya, serta wilayah Jenewa (Jeneponto hingga Sinjai),” kata Asri.

 

Olehnya itu, ia menegaskan bahwa Danny – Azhar merasa keberatan dengan keputusan KPU Sulsel yang hanya akan mengadakan dua kali debat Pilgub, disaat debat Pilbup/Pilwalkot dilakukan tiga kali.

 

“Ini sangat patut dipertanyakan. KPU Sulsel harus meninjau kembali keputusan ini demi menjaga kualitas demokrasi kita,” pungkasnya.(*)

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel
Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar
OJK DORONG INKLUSI KEUANGAN PETANI RUMPUT LAUT MELALUI IMPLEMENTASI e-SEAWEED 
Wujudkan Kawasan Hijau dan Berkelanjutan, NIPAH PARK Dukung Indonesia Green Building Festival 2026 Makassar 
YPKDS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Program HIV
Kukuhkan Peran Pencetak Pemimpin Masa Depan, FISIP UIT Gelar PKKMB 2026 dan Siapkan Mahasiswa Menyongsong Indonesia Emas 2045
DORONG PENGUATAN EKONOMI NASIONAL, OJK FOKUS PENGEMBANGAN KEUANGAN DIGITAL Gelar FEKDI DAN IFSE 2026 BERSAMA BI
Dialog Kebangsaan LMPI Sulsel Dorong Kolaborasi Masyarakat Perkuat Pencegahan Korupsi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:26 WITA

Rutin Gelar Donor Darah, UIT Makassar Sabet Penghargaan Kemanusiaan dari PMI Sulsel

Jumat, 25 September 2026 - 19:25 WITA

Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Tiga Prestasi di Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar

Jumat, 25 September 2026 - 19:09 WITA

OJK DORONG INKLUSI KEUANGAN PETANI RUMPUT LAUT MELALUI IMPLEMENTASI e-SEAWEED 

Jumat, 25 September 2026 - 17:36 WITA

Wujudkan Kawasan Hijau dan Berkelanjutan, NIPAH PARK Dukung Indonesia Green Building Festival 2026 Makassar 

Jumat, 25 September 2026 - 09:32 WITA

YPKDS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keberlanjutan Program HIV

Berita Terbaru