Peringatan Dini Cuaca Sulawesi Selatan 29 November-1 Desember 2022

- Penulis

Senin, 28 November 2022 - 17:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, MAKASSAR – Dari berita resmi Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV, kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan, Senin (28/11/2022).

Hasil analisis terkini menunjukkan suhu muka laut dalam kondisi hangat (29 – 310C) di perairan sekitar Sulawesi Selatan. Selanjutnya, kelembapan udara lapisan atas hingga ketinggian 500 mb diprakirakan dalam kondisi basah (70 – 100 %), serta adanya pertemuan angin (ITCZ) menyebabkan penumpukan massa udara yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sulawesi Selatan.

Prakiraan tanggal 29 November – 01 Desember 2022, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat meliputi Kab/Kota. Pinrang, Pare-Pare, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar, Takalar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah Sulawesi Selatan bagian tengah meliputi Kab. Soppeng, Sidrap, dan Gowa. Wilayah Sulawesi Selatan bagian selatan dan timur meliputi Kab. Jeneponto, Bantaeng, Sinjai, Bulukumba, dan Kepulauan Selayar.

Wilayah Sulawesi Selatan bagian utara meliputi Kab/Kota. Luwu Utara, Palopo, Luwu. Serta potensi angin kencang di pesisir barat dan selatan Sulawesi Selatan. Selain itu masyarakat dihimbau agar mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulawesi Selatan.

Gelombang dengan ketinggian Moderate Sea (Gel. 1,25 – 2,5 m) terjadi di Perairan Sabalana, Perairan Kep. Selayar, Teluk Bone bagian selatan, Perairan P. Bonerate – Kalaotoa, dan Laut Flores.

Peringatan Dini: Kota/Kab. Luwu Utara, Palopo, Luwu, Pinrang, Sidrap, Pare-Pare, Soppeng, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, dan Kepulauan Selayar.

Menyikapi kondisi di atas diharapkan para pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi.

Dampak tersebut antara lain banjir/genangan, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, keterlambatan jadwal penerbangan/pelayaran, dan meluapnya area tambak budidaya.

Masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi dari BMKG serta instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik.

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Pemahaman Pembelajaran Sentra, Guru BBH dan TK Islam Athirah Antusias Belajar
Kanwil BPN Sulsel Perkuat Koordinasi Program Strategis ATR/BPN
Haka Auto Ajak Komunitas Rasakan Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
Dorong Guru Melek AI , MAFIDO Makassar Kolaborasi dengan KKG 
Tim Cara’de PPK Ormawa BEM KMF TP UH Gelar Lokakarya dan Paparkan Hasil Program Smart Hydro-Feed Farming di Desa Tinggimae
Field Trip Science Athirah: Menanam Mangrove, Menjaga Masa Depan Lingkungan
Dilantik Jadi Rektor UIT, Prof Syamsir Dewang Siapkan Fakultas Kedokteran hingga Prodi Strategis
Dukung Inovasi GEMBIRA, LISaN Teken MoU dengan SD Negeri Borong Makassar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 14:14 WITA

Perkuat Pemahaman Pembelajaran Sentra, Guru BBH dan TK Islam Athirah Antusias Belajar

Sabtu, 19 September 2026 - 15:40 WITA

Kanwil BPN Sulsel Perkuat Koordinasi Program Strategis ATR/BPN

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WITA

Haka Auto Ajak Komunitas Rasakan Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L

Sabtu, 19 September 2026 - 09:29 WITA

Dorong Guru Melek AI , MAFIDO Makassar Kolaborasi dengan KKG 

Sabtu, 19 September 2026 - 08:49 WITA

Tim Cara’de PPK Ormawa BEM KMF TP UH Gelar Lokakarya dan Paparkan Hasil Program Smart Hydro-Feed Farming di Desa Tinggimae

Berita Terbaru