Harga Telur Ayam di Makassar Tembus Rp48 Ribu Per Rak

- Penulis

Jumat, 2 Desember 2022 - 17:13 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, MAKASSAR – Harga telur ayam di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), melonjak signifikan dalam beberapa hari terakhir. Naiknya harga telur ayam itu disebut karena dari Pihak program bantuan sosial (bansos) pemerintah.

Rahmania, seorang pedagang telur di sekitar Pasar Terong, menyebutkan kenaikan harga sejak bulan lalu. Harga naik secara perlahan dari Rp. 45 Ribu per rak hingga menjadi Rp. 48 Ribu per rak yang ukuran sedang.

“Sudah sebulanmi lebih naik. Harga telur memang biasa naik kalau jelang lebaran atau maulid. Tapi tapi karena adanya Bansos jadi naik,” kata Rahmania kepada Filalin.com, Jumát (02/12/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Rahmaniati, harga telur naik dikarenakan pihak bantuan sosial (bansos) pemerintah mengabil langsung ke peternak.Hal itu merupakan buntut dari naiknya harga telur

“Soalnya Dinsos langsung mengambil langsung peternak jadi kami para pedagang ikut harga dari bansos,” katanya.

Meski ada kenaikan harga cukup tinggi, namun Rahmaniati mengaku hal itu tidak berpengaruh besar pada penjualan telur ayam. Menurutnya, pelanggan tetap membeli karena sudah menjadi kebutuhan.

“Pembeli suda pasrah adanya kenaikan. Mereka berpikir kenaikan telur hanya sementara. Jadi tetap dibeli meskipun mahal,” tambahnya.

Salah satu pembeli telur mardia mengakatan harga telur naik dan semoga pihak pemerintah bisa menurunkan harganya.

“Biasa saya beli harga 35 ribu per rak kini menjadi 48 ribu mi , saya juga berharap pemerintah segera turunkan harga telur secepatnya,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BI Perkuat Layanan Rupiah, Dorong Ekonomi Lokal, dan Lestarikan Budaya melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat Sulawesi Selatan 2026
Pelindo Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa, Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional
IB FAIR KE-11 UIN ALAUDDIN MAKASSAR ANGKAT TANTANGAN EKONOMI SYARIAH DI ERA AI, AKADEMISI DAN PRAKTISI BERTEMU DALAM SEMINAR NASIONAL
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Uji Coba Clusterisasi Layanan Biosolar di SPBU Kota Makassar
Dari Masjid untuk Ekonomi Umat, Al-Markaz dan BI Sulsel Dorong Literasi Keuangan Syariah
OJK Cabut Izin Porto Ventura Kapital, Sekar Putih Djarot: Hak Debitur dan Kreditur Harus Diselesaikan
Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan PKS
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:24 WITA

BI Perkuat Layanan Rupiah, Dorong Ekonomi Lokal, dan Lestarikan Budaya melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat Sulawesi Selatan 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:53 WITA

Pelindo Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa, Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22 WITA

IB FAIR KE-11 UIN ALAUDDIN MAKASSAR ANGKAT TANTANGAN EKONOMI SYARIAH DI ERA AI, AKADEMISI DAN PRAKTISI BERTEMU DALAM SEMINAR NASIONAL

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:48 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Uji Coba Clusterisasi Layanan Biosolar di SPBU Kota Makassar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Dari Masjid untuk Ekonomi Umat, Al-Markaz dan BI Sulsel Dorong Literasi Keuangan Syariah

Berita Terbaru