Kakanwil Kemenag Sulsel Kutuk Keras Pelaku Terorisme di Polsek Astana Anyar Bandung

- Penulis

Rabu, 7 Desember 2022 - 20:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FILALIN, BANTAENG – Kejadian Pengeboman atau lebih tepatnya Bom Bunuh Diri yang terjadi di halaman Kantor Polsek Astana Anyar Bandung Pagi tadi (07/12/ 2022), sangat mengagetkan, dan mengakibatkan korban jiwa dan luka serta kerusakan.

Menurut kabar terakhir dari Kapolda Jawa Barat, Irjen Suntana menyatakan jumlah korban bertambah menjadi 11 orang, terdiri dari 10 anggota polisi dan satu orang anggota meninggal dunia atas nama Aiptu Sopyan, 9 masih dalam luka-luka, akibat serpihan dari ledakan bom bunuh diri tersebut.

Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel H. Khaeroni yang saat kejadian berada dalam sebuah acara penting bersama Gubernur Sulsel dan Bupati Bantaeng dan sejumlah Pimpinan Forkppimda yakni HUT Kab. Bantaeng yang ke 768.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar yang diterima dan diketahui Khaeroni dari Group WhatsApp berupa Link Breaking news sesaat setelah kejadian tersebut cukup membuatnya tersentak.

“Berita kejadian di Kantor Polsek Astana Anyar tadi, membuat saya kaget sekaligus geram. Tindakan Pelaku benar benar sangat melukai rasa kemanusiaan kita semua, di saat masyarakat masih merasakan duka mendalam musibah gempa bumi di Cianjur,” ucapnya.

Olehnya itu, Kami atas nama Pimpinan dan Staf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan mengutuk keras atas terjadinya aksi Biadab bom bunuh diri di Halaman Kantor Polsek Astana Anyar Bandung yang diduga dilakukan oleh satu Orang, Kakanwil menilai, aksi ini sebagai tindakan keji yang menodai ketenangan hidup bermasyarakat dan sangat jauh dari Nilai Kemanusiaan dan ajaran agama, ungkap Khaeroni Geram.

“Apa pun motifnya, aksi ini tidak dibenarkan oleh agama manapun, karena dampaknya tidak hanya pada diri sendiri juga sangat merugikan orang lain,” ujar Kakanwil

Khaeroni juga menegaskan, aksi terorisme adalah musuh semua agama. “Mari kita jaga persatuan, sebab terorisme adalah musuh semua agama,” tegas Khaeroni

Kakanwil Kemenag Sulsel berharap Kepolisian dan aparat yang berwenang bisa segera mengungkap latar belakang aksi Terorini. Juga berharap, aparat bisa mengungkap tuntas aktor dan jaringannya yang terlibat dalam aksi keji ini.

Ia juga meminta dan menginstruksikan kepada semua jajaran Kementerian Agama di wilayah Sulawesi Selatan proaktif dalam menjaga kondusifitas serta menciptakan ketenangan di tengah masyarakat dan umat beragama, pinta Khaeroni

Meskipun kejadiannya bukan di Sulsel, akan tetapi Khaeroni mengimbau para tokoh agama untuk terus meningkatkan pola pengajaran agama secara baik dan menekankan pentingnya beragama secara moderat. Menurut Kakanwil, agama apa pun tidak ada yang mengajarkan umatnya untuk melakukan aksi kekerasan. Sebab kekerasan akan menggerus nilai-nilai kemanusiaan dan pasti merugikan banyak pihak. Kekerasan ini pulalah yang rawan mengoyak tatanan kehidupan masyarakat yang sudah terbina dengan rukun dan baik khususnya di Sulsel, papar Kakanwil

“Kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat, pemerintah berharap agar ikut pula menenangkan dan menciptakan suasana yang aman dan kerukunan di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel filalin.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembukaan Safari Ramadhan FORKEIS Di Pangkep
Basarnas Temukan Seorang Pemancing yang Tenggelam di Perairan Wisata Tamalelong Selayar
Pemerintah Perkuat Sinergi Nasional Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Sulawesi Selatan Jadi Simpul Strategis Transportasi Indonesia Timur
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bersama Kadis ESDM Sulsel Tinjau Kesiapan Energi Jelang Ramadan 1447 H
Belum Clean and Clear, Lahan Disewa IHIP di Luwu Timur Simpan Potensi Masalah Hukum
Perkuat Wawasan Kebangsaan, DPD RI Sosialisasikan Empat Pilar di Makassar
Kongres IMPS Istimewa XXXlV Berakhir dengan Sukses
LBH Suara Panrita Keadilan Desak Bupati Gowa Copot Kadis Dukcapil dan Kepala DPMPTSP Usai Lansia Meninggal di MPP
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:16 WITA

Pembukaan Safari Ramadhan FORKEIS Di Pangkep

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:05 WITA

Basarnas Temukan Seorang Pemancing yang Tenggelam di Perairan Wisata Tamalelong Selayar

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:35 WITA

Pemerintah Perkuat Sinergi Nasional Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Sulawesi Selatan Jadi Simpul Strategis Transportasi Indonesia Timur

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:48 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bersama Kadis ESDM Sulsel Tinjau Kesiapan Energi Jelang Ramadan 1447 H

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:06 WITA

Belum Clean and Clear, Lahan Disewa IHIP di Luwu Timur Simpan Potensi Masalah Hukum

Berita Terbaru

Berita

Mitra Kerja BGN Lakukan Sosialisasi MBG Di Tamalate

Minggu, 15 Mar 2026 - 19:16 WITA

Berita

SMPN 8 Makassar Gelar Buka Puasa Bersama dan Bagi Takjil

Sabtu, 14 Mar 2026 - 19:33 WITA